Di Kota Tangerang, Puskesmas Dijadikan Lokasi Isolasi Pasien Covid-19

Baca Juga

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah
ketika meninjau Puskesmas Gebang Raya.
(Foto: Istimewa)



NET - Puskesmas Gebang Raya di Kecamatan Periuk difokuskan sebagai tempat isolasi pasien dalam pengawasan akibat Covid-19. Ini sala satu upaya penangan Covid-19 di Kota Tangerang.

"Tadi, kita memantau Puskesmas Gebang Raya yang selama ini dijadikan tempat isolasi pasien dalam pengawasan akibat Covid-19," ujar Walikota Tangerang Arief Wismansyah saat memantau langsung kondisi pelayanan di Puskesmas Gebang Raya.

Ada dua Puskesmas yakni Puskesmas Panunggangan Barat di Kecamatan Cibodas dan Puskesmas Gebang Raya di Kecamatan Periuk sebagai tempat isolasi pasien dalam pengawasan akibat Covid-19. 

Selain dua Puskesmas itu, Pemerintah Kota (Pemkot) juga bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang dan 32 rumah sakit lain yang ada di Kota Tangerang dalam penanganan Covid-19.

Arief mengungkapkan Pemkot secara masif melakukan rapid test dan PCR atau Swab Test bagi masyarakat Kota Tangerang.

"Hingga kini, swab test telah mencapai 22 ribu warga dan masih ada kurang lebih 900 yang menunggu hasil," ungkap Walikota.

"Kemarin, kita sudah diskusi dengan RSUD dan Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) Kota Tangerang. Rencananya, kita mau menambah beberapa alat lagi, dan juga sedang mengajukan ke Provinsi Banten agar kapasitas pemeriksaan PCR di Kota Tangerang lebih banyak," tutur Arief.

Selain fasilitas kesehatan, Pemkot tengah menggalakkan Program Ketahanan Pangan bagi warga yang bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pemkot Tangerang. Program Ketahanan Pangan tersebut, nantinya akan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan rumah warga yang ditanami tanaman produktif seperti sawi, cabai, pakcoy, dan lainnya.

"Mudah-mudahan masyarakat antusias untuk ikut mengembangkan ketahanan pangan baik untuk warga maupun lingkungan sekitar," harapnya.

"Pokoknya, kita optimalkan semuanya, mudah-mudahan penanganannya bisa lebih maksimal. Dan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan 3-M, memakai masker, mencuci tangan dengan  sabun, dan menjaga jarak," ujar Arief. (*/pur)


Post a comment

0 Comments