Pasar Anyar Mulai Terapkan Physical Distancing

Baca Juga

Pedagang kaki lima diatur jaraknya. 
(Foto: Istimewa) 



NET - Guna memutus penyebaran Covid-19 di pusat keramaian, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Tangerang memberlakukan physical distancing kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yaitu dengan memberikan marka atau tanda berupa kotak putih, yang menunjukan lokasi masing-masing lapak berjualan.

Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang Titin Mulyati menuturkan sebanyak 68 lapak PKL, diatur jaraknya masing-masing berjarak 180 sentimeter, antara lapak satu dengan lapak lainnya.

"Kalau physical distancing ini, kami baru terapkan di Pasar Anyar, tapi untuk bilik atau tirai plastik sudah kami pasang di pasar-pasar supaya pedagang tidak kontak langsung dengan pembeli," ucap Titin saat ditemui di Pasar Anyar, Kamis (7/5/2020).

Pihaknya juga tidak tinggal diam untuk menindak tegas terhadap pembeli atau pedagang yang tidak mematuhi aturan yang berlaku saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"PSBB tahap kedua ini, waktunya kami menindak tegas. Jika ada pedagang yang membandel dan kami telah beri teguran namun tetap membandel, langkah tegas yang kami ambil ya, tidak boleh berdagang," jelasnya.

Selain menerapkan physical distancing dan memasang bilik plastik, PD Pasar juga telah memberikan 1.500 sarung tangan untuk para pedagang. (*/pur)


Post a comment

0 Comments