Kendaraan Pemudik Truk Angkut Mobil Diungkap Polda Banten

Baca Juga

Ada mobil dalam truk.
(Foto: Istimewa)




NET – Upaya untuk mudik dengan cara mengelabui petugas dilakukan oleh warga. Seperti yang dilakukan Suryono, salah satu warga Lampung Timur, nekat menyeberang ke pulau Sumatera dengan cara menaikan mobil pribadinya ke atas sebuah truk pengangkut barang.

"Yang boleh melintas untuk menyeberang melalui pelabuhan Merak hanya truk pengangkut sembako, kendaraan logistik dan mobil dinas pengangkut personel," kata Kabid Humas Polda Banten Edy Sumardi dalam keterangannya kepada wartawan.

Modus yang dilakukan oleh  Suryono, kata Edy Sumardi,  terbongkar saat melintasi pos penyekatan dan pos check Point Gerem, Kota Cilegon, Minggu (3/5/2020).

"Di lokasi tersebut petugas gabungan yang tengah melakukan penyekatan mencurigai sebuah truk yang membawa barang. Menurut pengakuan supir, truk itu membawa buah nanas untuk ke Lampung. Saat dibuka ternyata sebuah mobil mobil APV Nopol B-1886-TRH, dengan seorang supir dan seorang penumpang di dalamnya," jelas Edy Sumardi.

Supir APV yang akan menuju Lampung Timur dari Jakarta, ungkap Edy Sumardi, mengaku membayar Rp 2 juta kepada supir truk agar dapat mengangkut kendaraannya dan menyebrang melalui pelabuhan Merak.

"Kini empat orang yang terdiri dari Supir truk, kenek truk, supir mobil APV dan seorang penumpang kita amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ucapnya.

Edy Sumardi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar mengurungkan niat mudiknya sekaligus mengajak masyarakat untuk dapat bekerjasama dalam mendukung kebijakan pemerintah tentang larangan mudik, hal tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan warga dan keluarga di kampung halaman

"Mari sayangi keluarga anda, jangan bawa potensi virus ke kampung halaman dan lebih baik di rumah aja," pungkasnya.

Keputusan Presiden RI Joko Widodo atas larangan mudik diiringi adanya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020, Kepolisian Daerah (Polda) Banten bekerjasama dengan Dirjen Perhubungan Darat dan ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) telah menyepakati Pelabuhan Merak ditutup untuk penyeberangan orang, mobil pribadi dan angkutan umum selama masa pandemi covid-19

Edy Sumardi menuturkan sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah, pihak Kepolisian Polda Banten dan jajarannya telah menggelar Operasi Ketupat Kalimaya 2020 pada (24/4/2020) lalu, yang saat ini sudah memasuki hari ke-10 dengan mendirikan Pos Pemyekatan dan Pos Check Point sebanyak 15 titik sepanjang jalur arteri

"Tujuannya untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan mudik dan kepada para pengemudi sekaligus penumpangnya guna memberikan imbauan serta edukatif atas larangan yang telah di putuskan oleh pemerintah,"  tutur  Edy Sumardi.

Dalam pelaksanaannya masih saja didapati sejumlah warga yang memaksakan untuk melangsungkan kegiatan mudik dengan mengakali petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Sat Pol PP dan stakeholder terkait. Tujuan mereka agar dapat menyeberang ke pulau Sumatera melalui pelabuhan Merak, Kota Cilegon Banten. (*/pur)

Post a comment

0 Comments