Dinas Lingkungan Kabupaten Tangerang Ajak Emak-emak Ber-Kiprah

Baca Juga

Kadis LHK Tangerang Saefullah dan emak-emak. 
(Foto: Istimewa) 



NET -  Upaya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang untuk memerangi dan mengurangi peredaran sampah terus dilakukan, setelah mengeluarkan kebijakan  Kurasakan (Kurangi sampah sekitar kantor), dan nantinya akan ada juga program Kurasaki (Kurangi sampah sekitar sekolah). 

“Kini giliran para emak-emak yang digandeng guna ikut memberantas peredaran dan pengurangan sampah di lingkungan masing-masing,”  ujar H. Saefullah di hadapan para emak-emak se-Kabupaten Tangerang, di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun Kota Tangerang, Selasa (12/3/2019).

Saefullah berbicara seperti  itu selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang.  Sedikitnya 500 emak-emak dari tingkat desa dan kelurahan hingga kabupaten diberikan sosialisasi akan pentingnya menjaga lingkungan dengan meminimalisir peredaran sampah.  

"Kita menyadari pentingnya peranan emak-emak dalam membangun karakter budaya masyarakat, dari tangan emak-emak budaya membuang sampah sembarang bisa diminimalisir," tutur Saeful berharap.

Menurut Ipung panggilan akrab sang kepala dinas, seberapa hebat Undang-Undang  Nomor 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah mengatur manajemen sampah, tapi kita tidak bisa mengubah kultur masyarakat maka aturan itu hanya akan menghasilkan kegiatan yang berbasis anggaran besar.

"Satu di antara keikutsertaan emak-emak dalam Program Kita Perduli Permasalahan Limbah dan Sampah atau Kiprah. Sementara, kita berdayakan emak-emak yang tergabung dalam PKK  (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga-red) ini," paparnya.

Ipung mengakui jika pengelolaan sampah menjadi bagian dalam Renana Pembangunan Jangka Menengah Derah (RPJMD) Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk periode 2019-2023, sehingga ini menjadi salah satu prioritas program yang harus terlaksana dalam waktu lima tahun ke depan.

"Ini menjadi perioritas utama dinas untuk memaksimalkan pengelolaan sampah. Selain memiliki beberapa program seperti Kurasakan dan Kurasaki, kita juga memiliki kegiatan bank sampah," Imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Risma Maesal mengatakan emak-emak dari tingkat desa dan kelurahan hingga kabupaten semuanya harus memiliki kepedulian dan harus bisa menyosialisasikan Kiprah ini.

"Sebagai seorang ibu, kita bisa memulai dari dalam rumah sendiri. Dengan mulai selektif dalam membuang sampah, sehingga kuantitas sampah akan terminimalisir," paparnya. (ran)

Post a Comment

0 Comments