Wagub: Masyarakat Banten Butuh Informasi Valid

Baca Juga

Wagub Banten Andika Hazrumy (tengah) 
Kepala LPP RRI Ediriman Butar Butar 
dan jajaran (kanan), (kiri) Kepala 
Dinas Kominfo Banten Komari .
(Foto: Istimewa) 


NET – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengatakan masyarakat membutuhan informasi yang valid dan akurat.  Media diharapkan menjadi saluran informasi yang valid tersebut kepada masyarakat.    

Wagub Andika mengatakan hal itu saat menerima audiensi Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta, di ruang rapat Wakil Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP-3B), Jalan Syech Nawawi Albantani, Curug, Kota Serang, Selasa (22/1/2019).

Wagub menyatakan selama 18 tahun Provinsi Banten berdiri, tidak sedikit keberhasilan pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat.  Salah satu keberhasilan pembangunan tersebut, salah satunya adalah upaya revitalisasi Kawasan Banten Lama.  

"Kami telah berhasil merevitalisasi keraton Surosowan Banten. Alhamdulillah setelah 18 tahun Banten berdiri, kawasan Keraton Surosowan bisa berjalan. Ini bukti suksesi dari program pemerintah dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat," ujar Wagub.  

Wagub menyatakan Banten Lama merupakan ikon  Provinsi Banten yang menasional bahkan mendunia.  Guna menjadikan kawasan Banten Lama menjadi kebanggaan Provinsi Banten yang mendunia, dibutuhkan peran media untuk menginformasikannya kepada masyarakat.

Untuk itu, Wagub berharap media, khususnya RRI bisa sinergi dengan Pemprov Banten menyampaikan informasi pembangunan tersebut kepada masyarakat Banten bahkan dunia. 
        
Wagub menilai Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Banten dengan RRI sudah berjalan dengan baik.  Hadirnya RRI di Provinsi Banten sangat membantu pemerintah daerah dalam meneruskan informasi pembangunan kepada masyarakat. Apalagi di era keterbukaan informasi saat ini, masyakarat perlu mendapatkan informasi pembangunan dari pemerintah.  

“Bahkan, saya selalu siap ketika RRI meminta informasi perkembangan bencana kemarin misalnya," jelsnya. 
Menurut Wagub,  banyak program vital yang perlu diinformasikan kepada masyarakat luas melalui RRI. Informasi itu perlu juga disampaikan ke seluruh Indonesia. Sehingga, sinergi harus lebih ditingkatkan.
 Wagub mendorong kemandirian RRI Banten menjadi satuan kerja definitif. Alasannya, Banten sebagai daerah penyangga ibukota sudah seharusnya RRI di Banten bisa mandiri permanen.  "Apalagi Banten sebagai penyangga ibukota dan menjadi penghubung Pulau Jawa dan Sumatera," ungkap Wagub. 
Sebelumnya,  Kepala RRI Jakarta yang menjadi pembina RRI Banten, Ederiman Butar Butar mengatakan RRI merupakan LPP, yang bisa menjadi corong pemerintah daerah untuk menyebarluaskan informasi pembangunan bagi Pemprov Banten. Untuk itu, pihaknya akan mendorong RRI Banten, yang saat ini statusnya sebagai stasiun produksi ditingkatkan perannya menjadi stasiun satuan kerja mandiri. 

“Untuk mewujudkan hal ini, butuh dukungan semua pihak, termasuk Pemprov Banten,” kata Eiderman.  (*/pur)

Post a Comment

0 Comments