Seusai Dilantik, Walikota Serang Kebut 100 Hari Kerja

Baca Juga

Walikota dan Wakil Walikota Serang 
Syafrudin dan Subadri Ushuludin. 
(Foto: Istimewa) 

NET - Walikota Serang Syafrudin seusai dilantik mengatakan sudah menyiapkan program 100 hari kerja. Pelaksana program 100 hari kerja itu difokuskan kepada tiga aspek yaitu penertiban PKL (pedagang kaki lima), kebersihan kota dan kelancaran lalu lintas. 

”Kita akan melaksanakan penertiban PKL yang ada di Kota Serang. Kedua masalah kebersihan Kota Serang, dan ketiganya kelancaran lalu lintas,” ujar Syafrudin di Kawasan Mesjid Agung Banten Lama, Jalan Raya Banten, Kota Serang, Rabu (5/12/2018).

Syafrudin menjelaskan ketiga aspek itu merupakan yang paling krusial untuk segera diselesaikan karena berkaitan langsung dengan masyarakat Kota Serang.  “Dalam 100 hari kerja ketiga aspek itu akan teratasi,” ucap Syafrudin meyakinkan.
Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin menilai bahasa dan amanat yang disampaikan Gubernur Banten merupakan penyemangat untuk bekerja lebih semangat lagi. Seluruh amanat yang disampaikan bertujuan untuk kemashlahatan ummat dan kemajuan Kota Serang.

“PR (Pekerjaan Rumah-red) kami berdua, bagaimana caranya kami memberlakukan kebersamaan dengan semua stake holder yang ada sesuai amanat Pak WH (Wahidin Halim-red).  Semua masyarakat Kota Serang bahwa Kota Serang harus lebih baik, harus lebih maju, harus lebih rapi, dan juga harus lebih tertata. Mudah-mudahan diawali dengan sebuah kebersamaan, antara kepala daerah, wakil kepala daerah dan masyarakatnya, Kota Serang ke depan menjadi kota yang baldatun thoyibatun warobbun ghofur,” tutur Subadri.

Usai pelantikan, Gubernur kepada insan pers menegaskan kembali penataan kota yang dimaksud adalah menyangkut kebersihan, sarana prasarana, pedestrian, air minum, antisipasi kemacetan dan lain sebagainya. Namun, kendati banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus dilakukan Walikota dan Wakil Walikota terpilih, hal tersebut menjadi tantangan bersama dalam mewujudkan sebuah Ibukota Provinsi. Pemerintah Provinsi.

Gubernur akan tetap memberikan dukungan dalam bentuk pendirian fasilitas infrastruktur kota yang memang menjadi kewajiban provinsi.

“Bukan soal besar atau kecilnya (bantuan anggaran), tergantung kebutuhannya. Nanti, kita bisa kerjasamakan. Nanti, kita duduk bareng, urun rembuk membahas hal apa saja dari konsep yang ditawarkan Kota Serang, dan konsep yang harus dilakukan oleh provinsi. Ini kan menyangkut warga Banten, tidak hanya warga Kota Serang.  Jadi bisa kita selesaikanlah secara bersama-sama antara Pemerintah Kota Serang dengan Pemerintah Provinsi dalam membangun hubungan dan komunikasi,” ungkap Wahidin mantan Walikota Tangerang dua periode. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments