Puskesmas Mulai Kosong, Korban Bencana Pulang

Baca Juga

Puskesmas Kecamatan Sumur terlihat sepi.
(Foto: Istimewa)

NET - Tanggap darurat bencana tsunami Selat Sunda berjalan lancar. Sejumlah korban sudah terselamatkan dan beberapa Puskesmas di lokasi bencana sudah tidak menangani korban bencana lagi. 

Tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malimping dokter Danang Nugroho menjelaskan Puskesmas Sumur sejak Jum’at (28/12/2018) siang sudah tidak menangani pasien korban bencana tsunami Selat Sunda lagi. 

“Sudah tidak ada tindakan medis lagi untuk korban sejak siang tadi,” katanya yang dihubungi Tim Media Center Tsunami Selat Sunda, Sabtu (29/12/2018) malam.
       
Kondisi serupa terjadi di Puskesmas Cimanggu dan Cibaliung. “Sudah tidak ada lagi korban yang harus ditangani,” kata Danang.

 Sementara itu, di Puskesmas lainnya, yang menjadi posko penanganan kesehatan, sudah mulai berkurang.  Meski demikian, menurut  Danang, tim medis tetap bertugas di lapangan. “Menunggu seandainya ada korban yang kembali untuk berobat lebih lanjut,” katanya.

Sampai  pada 28 Desember 2018 pukul 24.00 WIB data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menyebutkan  di Puskesmas Cibaliung terdapat korban sebanyak 118 orang luka-luka dan 2 orang meninggal. Di Puskesmas Cimanggu terdapat korban sebanyak 41 orang luka-luka dan 4 orang meninggal dunia. Sementara di Puskesmas Sumur terdapat 60 orang luka-luka dan 49 orang meninggal dunia. 
          
Respon cepat Pemerintah Provinsi Banten bersama-sama dengan Pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang beserta masyarakat membuahkan hasil. Meski demikian, tim tanggap darurat belum usai bekerja.  (*/pur)

Post a Comment

0 Comments