Jalan Terkena Dampak Tsunami Banten, Sudah Bisa Digunakan Kembali

Baca Juga

Jalan yang tertutup puing kini bersih.
(Foto: Istimewa) 



NET - Jalan-jalan yang terkena dampak bencana tsunami dan gelombang pasang di Anyer, Carita, Labuan dan Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, saat ini sudah bisa digunakan kembali.  Masyatakat bisa melintas dengan aman di ruas-ruas jalan tersebut, selain  dapat memperlancar proses penyaluran bantuan dan evaluasi korban ke posko kesehatan atau rumah sakit terdekat.

Gubernur Banten H Wahidin Halim terus memerintahkan dan memimpin langsung seluruh  jajarannya di setiap dinas/badan guna membantu berbagai hal yang dibutuhkan di seluruh area terkena dampak tsunami Banten. 

"Jalan yang terputus sejak terjadi air pasang dan tsunami bisa kita buka kembali aksesnya, dengan menurunkan berbagai alat-alat berat, dan  sekaligus kita memperbaiki agar segera bisa dilalui masyarakat," ujar Gubernur Banten.

Hal  itu dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Hadi Soeryadi saat ditemui di lokasi, Senin (24/12/2018). Hadi memastikan jalan jalan yang ada sejak  Minggu (23/12/2018) malam sudah dapat dilalui berbagai kendaraan.  

Menurutnya, Dinas PUPR diperintahkan Gubernur langsung dan sejak malam langsung mengirimkan alat-alat berat berupa excavator dan loader untuk membuka akses jalan di lokasi bencana. 

Akses jalan langsung dibuka sehingga jalur lalulintas relawan yang melakukan evakuasi, jalur bantuan, distribusi obat-obatan dan lainnya dipastikan tidak  terkendala. “Sampai dengan hari ini, pihaknya bergerak terus hingga ke arah lokasi bencana di Taman Nasional Ujung Kulon. Mudah-mudahan, hari ini semua akses jalan terkena dampak bencana bisa dibuka dan  dipergunakan lagi, sehingga Tim.pencairan akan mudah aksesnya,” tutur Hadi. (*//pur)

Post a Comment

0 Comments