Gubernur Lapor Mendagri, 14 Orang Tewas Akibat Gelombang Pasang

Baca Juga

Gubernur Banten H.Wahidin Halim.
(Foto: Dok. TangerangNet.Com)



NET – Peristiwa gelombang pasang di Pantai Barat, Provinsi Banten dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta. Gubernur Banten H. Wahidin Halim melaporkan ada 14 orang meninggal dunia.

“Ya, saya melaporkan kepada Bapak Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Dalam Negeri tentang kejadian di Pantai Barat, Provinsi Banten,” ujar Gubernur Banten H. Wahidin Halim menjawab pertanyaan wartawan, Minggu (23/12/20118).

Gubernur Banten melaporkan telah terjadi Gelombang Pasang yang terjadi di Pantai Barat Provinsi Banten, Sabtu (22/12/2018) malam sekitar pukul 21.27 WIB.

Info sementara yang dilaporkan dari petugas pukul 03.55 WIB, kata Gubernur,  akibat dari bencana dimaksud ada beberapa daerah terdampak di Pantai Selatan meliputi Kabupaten Pandeglang dan di Wilayah Anyer, Kabupaten Serang. Daerah tersebut meliputi wilayah yang terkena musibah banjir:  Pantai Tanjung Lesung, Pantai Sumur, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita

Akibat peristiwa tersebut, kata Gubernur,  kerugian sementara berdasarkan laporan  Kecamatan Carita 6 orang meninggal dunia, 50 orang luka-luka, dan  15 rumah rusak berat, 8 hotel rusak berat, kendaraan  roda empat 5 unit rusak, dan 15 unit kendaraan roda dua rusak.

Gubernur menyebutkan di Kecamatan Panimbang ada 4 orang meninggal dunia, 40 orang luka-luka,
15 rumah rusak berat, 1 hotel rusak berat, kendaraan yang rusak roda empat  ada 2 unit, dan 8 unit kendaraan roda dua.

Di Kecamatan Sumur, kata Gubernur, 4 orang meninggal dunia, dan 60 orang luka-luka. Kerugian  materil  ada  13 rumah rusak berat,  3 unit kendaraan roda empat, 15 unit kendaraan roda dua.

“Ketinggian air diperkirakan naik ke permukaan kurang lebih 100 meter dari bibir pantai dengan kedalaman setengah meter,” tutur Gubernur.

Saat kejadian, kata Gubernur, keadaan masyarakat panik ke luar dari rumah untuk menyelamatkan dirinya masing masing menuju ketinggian di sekitar wilayah masing masing.

Gubernur mengatakan sementara laporan kejadian di Kecamatan Anyer, Kabupaten  Serang, yang terdampak di sekitar hotel, data masih menunggu laporan karena posisi jalan masih tertutupi  bangunan bangunan yang rusak dan pohon pohon yang tumbang di sekitar jalan. (ril)

Post a Comment

0 Comments