Polisi Selidiki Kebakaran Tewaskan Satu Kelurga

Baca Juga

Petugas Puslabfor sedang mengambil sample di TKP 
untuk dijadikan bahan penyeledikan. 
(Foto: Man Handoyo/TangerangNet.Com)   

NET - Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kasus kebakaran yang menewaskan pasangan suami istri dan dua orang anaknya di Perumahan Bukit Gading Cisoka Blok B-3 No 28, RT 05 RW 05, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Sampai saat ini, kami masih menunggu hasil dari Puslafor (Pusat Laboratorium Forensik-red) Mabes Polri," ujar Kapolsek Cisoka, AKP Uka Subakti kepada wartawan, Rabu (22/8/2018).

Adapun beberapa barang bukti yang dikirim ke Puslabfor Mabes Polri untuk dilakukan penyelidikan, kata Kapolsek, berupa potongan rambut korban, baju, dan celana yang basah, dompet, foto copy kartu keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil milik korban.

"Beberapa barang bukti yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ini, kami kirimkan ke Puslabfor untuk kepentingan penyelidikan," ungkap Kapolsek. Dan mudah-mudahan dalam waktu dekat hasil penyelidikan tersebut sudah bisa diketahui.

Kapolsek mengatakan kebakaran yang terjadi pada Selasa (21/8/2018) dini hari dan menewaskan satu keluarga, yaitu Budiono, 45 (suami), Sri Sumiyati, 35 (istri), dan dua orang anaknya Safira, 5, serta Freddy, 1, pertama kali diketahui oleh warga yang sedang melintas di sekitar lokasi.

Melihat kepulan asap dari dalam rumah korban, warga tersebut berusaha memberitahu warga lainnya untuk mendobrak pintu rumah.  Karena rumah itu hanya memiliki satu pintu ke luar masuk di bagian depan yang dijadikan warung kelontong dengan rpintu roling door warga merasa kesulitan.

"Warga kesulitan mendobrak pintu, karena selain pintu roling door terkunci rapat dari dalam, api juga semakin menjadi-jadi," ucap Kapolsek.

Akibatnya, kata Kapolsek, warga hanya bisa membantu untuk memadamkan api, ketika petugas pemadam kebaran tiba di lokasi. Begitu pintu sudah terbuka, petugas pemadam kebakaran menemukan jenazah korban tertumpuk di salah satu ruangan rumah tersebut.

Kemudian, kata Kapolsek, sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cisoka pada Selasa (21/8/2018) petang, Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang.

Sementara itu, tetangga korban, Eko mengatakan sebelum api menghanguskan rumah korban, terlebih dahulu dia melihat kepulan asap dari dalam rumah.  "Korban sepertinya terjebak dan tidak bisa menyelamatkan diri karena pintu yang menuju ke warung kelontongnya, tertutup dengan teralis besi," ucapnya. (man)

Post a Comment

0 Comments