Optimalkan Kebijakan Bidang Anak, KPPPA Latih Enumerator Banten

Baca Juga

Ketrua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten M. Uut Lutfi dan
peserta lain dari Provinsi Banten. (Foto: Istimewa)  

NET - Dalam rangka optimalisasi dan implementasi kebijakan perlindungan anak, Kementrian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (KPPPA) berupaya memberikan masukan program perlindungan anak berbasis masyarakat yang akan diusulkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2019-2024.

Melalui Pelatihan Enumerator kajian paruh waktu yang dilaksanakan pada 13 sampai 16 Agustus 2018 diikuti  10 provinsi termasuk Banten. Melalui  penugasan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) telah mengutus 6 orang yang terdiri atas perwakilan DP3AKKB Provinsi Banten dan perguruan tinggi. 

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Khusus Anak DP3AKKB Provinsi Banten Sri Murtiningsih mengatakan  agar para enumerator dapat menjalankan tugasnya dengan baik dalam melakukan penelitian dan penilaian terhadap keberadaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di berbagai daerah yang dijadikan sampel.

“Dalam penelitiannya nanti tidak semua PATBM dievaluasi tetapi hanya beberapa wilayah di Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan,” ujar Sri Murtiningsih di Kota Serang kepada wartawan melalui Siaran Pers yang diterima Redaksi TangeranNet.Com, Kamis (16/8/2018). 

Salah satu Peserta Pelatihan Perwakilan dari Banten, M. Uut Lutfi mengatakan dalam penelitiannya nanti lebih menggunakan sistem rendam dengan metode wawancara dan pengisian kuisioner.  Hal ini untuk mengetahui sejauh mana keterpaparan masyarakat terhadap keberadaan PATBM di wilayahnya masing-masing.

Hasil kuisioner tersebut akan dianalisis Universutas Bengkulu dan diserahkan ke KEMENPPPA sebagai bahan dalam menentukan arah kebijakan perlindungan anak kedepannya. (*/pur)


Post a Comment

0 Comments