Masyarakat Sekitar Bandara Terharu Dapat Bantuan Kesehatan

Baca Juga

Abdul  Latif  mendapat bantuan kursi roda.
(Foto: Man Handoyo/TangerangNet.Com)  

NET - Guna mengantisipasi penyakit inveksi saluran pernafasan akut (Ispa) dan lainnya di penghujung musim kemarau ini, PT Angkasa Pura (APII), selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta (BSH),  Minggu (26/8/2018) membagikan sedikitnya 6.000 masker dan pengobatan secara gratis kepada masyarakat di sekitar Bandara Internasional tersebut.

Selain itu, kata Senior Manager of Finance PT Angkasa Pura II BSH Supriadi, dalan kegiatan yang dilaksanakan di Desa Bojong Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, PT AP II juga membangikan 55 kursi roda kepada para masyarajat lanjut usia (Lansia) dan 200 kacamata baca.

"Alhamdulillah dalam  Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) ini, kami sudah bisa membantu masyarakat di tiga desa sekitar Bandara, seperti Desa Rawa Rengas, Rawa Burung, dan Desa Bojong Renged," ujar Supriadi kepada wartawan.

Selain memberikan bantuan kesehatan, kata Supriadi, PT AP II telah melakukan 80 bedah rumah. Sehingga diharapkan di sekita Bandara tidak ada lagi  masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak.

Supriadi menjelaskan kegiatan pengobatan gratis itu merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan BSH dalam melayani masyarakat sekitar Bandara. Karena itu, diberharap kepada masyarakat agar  sama-sama menjaga lingkungan Bandara dari aktifitas yang dapat mengganggu kelangsungan penerbangan di Bandara.

“Kami berterima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah sama-sama menjaga Bandara Soekarno-Hatta. Kami berharap masyarakat sekitar Bandara aktif menjaga keamanan lingkungan penerbangan udara, dengan melarang anak-anak mereka bermain layang-layang dan laser, yang dapat membahayakan penerbangan di udara,” ucap Supriadi. 

Dengan adanya pengobatan gratis, warga sekitar Bandara merasa bangga, salah satunya Abdul Latif, 60, yang mengalami  stroke selama dua tahun.

Dengan didampingi anaknya, Latif mengaku sudah dua tahun hanya berbaring di atas tempat tidur. Dan saat ini ia sudah bisa bergerak dengan menggunakan kursi roda.

“Alhamdulillah dengan bantuan kursi roda ini bapak bisa bergerak untuk keluar masuk rumah,” kata anak abdul llatif tanpa menyebutkan namanya. (man)


Post a Comment

0 Comments