Aksi Unjuk Rasa Geber BUMN, Tuntut Hapuskan Outsourcing

Baca Juga

Para pengjunuk rasa sedangkan mendengarkan orasi yang disampaikan 
secara bergantian oleh masing-masing juru bicara elemen organisasi. 
(Foto: Dade/Fachry/tangerangnet.com)   

NET - Aksi unjuk rasa gabungan masa yang mengatasnamakan Geber Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diikuti sekitar 350 orang berlangsung  di depan pintu masuk Pos IX Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, RAbu (28/2/2018). Mereka menuntut dihapuskan  praktik sistem outsourcing dalam di BUMN.

“Kami menuntut Pemerintah dan Direksi Perusahaan BUMN menjalankan rekomendasi Panja Outsourcing Komisi IX DPR RI dan menghapus sistem Outsourcing di lingkungan BUMN,” ujar Nuratmo, koordinator lapangan.

Di depan pintu Pos IX Pelabuhan Tanjung Priok, masa berkumpul kemudian melakukan doa bersama dilanjutkan orasi yang disampaikan oleh perwakilan massa aksi. Koordinator Lapangan Aksi Nuratmo menyebutkan para pengunjuk rasa diikuti beberapa element massa yaitu, SPP, SPC, AMT, FBTPI, SP JAI, SP DKB, SP JICT.

Nuratmo mengatakan perlengkapan dan alat peraga aksi yang digunakan berupa satu mobil komando, platl B 9632 RF, yang dilengkapi sound system, poster, spanduk, pamvlet dan bendera.

Aksi unjuk rasa selesai pada pukul 09:15 WIB, selanjutnya masa aksi bergerak menuju Pertamina Plumpang, Jakarta Utara dengan menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi dipandu mobil komando. Setelah melakukan orasi di Pertamina Plumpang, massa selanjutnya bergerak menuju parkiran Irti Monas dan melakukan aksi di Kementerian BUMN dan Istana Negara. 

Sementara itu, selama aksi unjuk rasa   berjalan aman, tertib, kondusif, dan mendapat pengamanan dari personil Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polsek jajaran sebanyak 140 personil dipimpin Kabag Ops Kompol Hadi Suripto serta  Sabhara Polda Metro Jaya sebanyak 28 personil dipimpin Ipda Ronald. (dade)


Post a Comment

0 Comments