Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Mudahkan Bayar Pajak, Pemprov Banten Luncurkan QRIS Samling Jelang HUT Ke-26

Seorang warga dan Asda Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten Rina Dewiyanti perlihatkan bukti pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan QRIS. (Foto: Istimewa)

NET - Program QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Samling Movement sebagai inovasi layanan untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor ini diluncurkan di Jalan Ciwaru Raya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (25/9/2026), sekaligus untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten.

​Asisten Daerah (Asda) Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten Rina Dewiyanti menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan bentuk nyata transformasi digital yang diwujudkan Pemprov Banten bersama BI. Ini kerjasama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten.

​"Ini merupakan upaya percepatan digitalisasi pada era disrupsi, yakni wujud nyata transformasi dari pelayanan manual menjadi digital," ungkap Rina.

​Menurut Rina, sinergi ini sangat penting untuk menunjang optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor. Masyarakat diharapkan dapat merasakan kemudahan fasilitas yang disediakan.

​"Mudah-mudahan kegiatan serupa bisa terus kita lakukan bersama. Harapannya, masyarakat dapat merasakan kemudahan fasilitas dari Pemprov Banten dalam rangka menjaga kesinambungan dan sinergi pembangunan," katanya.

​Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Banten Berly Rizki Natakusumah menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan pajak. Pihaknya juga menggandeng berbagai komunitas untuk membantu menyosialisasikan manfaat pajak.

​"Bagi masyarakat yang membayar pajak menggunakan QRIS di lokasi acara, Bapenda menyediakan berbagai hadiah menarik, salah satunya telepon seluler," ujarnya.

​Di tempat yang sama, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Yusuf Wicaksono menyambut baik kolaborasi tersebut. BI akan terus mendorong transisi kebiasaan masyarakat dari transaksi tunai menjadi nontunai (cashless).

​"Semakin banyak masyarakat yang membayar pajak secara nontunai, tingkat kepatuhan pajak juga akan semakin tinggi. Kami berharap dengan adanya digitalisasi di Samsat, penerimaan pembayaran pajak dapat meningkat sehingga berdampak langsung pada kenaikan PAD (Pendapatan Asli Daerah-red) Provinsi Banten," pungkasnya. (*/yos/pur)


Post a Comment

0 Comments