Sejumlah kesebelasan U-10 dan U-12
memenuhi lapangan Stadion Benten
Reborn, mereka siap bertanding.
(Foto: Istimewa)
Ajang ini menjadi panggung adu bakat bagi bibit-bibit muda pesepakbola Banten guna memperebutkan satu tiket emas menuju putaran final tingkat nasional.
Ketua Panitia Pelaksana Risal Kuleh menjelaskan turnamen ini dibagi ke dalam dua jadwal pelaksanaan. Kompetisi kategori U-10 diselenggarakan terlebih dahulu pada 20 sampai dengan 21 Juni i sementara kategori U-12 akan bertanding pada pekan berikutnya, yakni pada 27 sampai dengan 28 Juni 2026.
Ada 68 tim berpartisipasi dalam gelaran ini, yang secara merata terdiri dari 34 tim U-10 dan 34 tim U-12. Seluruh peserta merupakan utusan dari Asosiasi Kota/Kabupaten (Askot/Askab) serta klub-klub anggota PSSI dari seluruh wilayah Provinsi Banten.
"Sistem pertandingan berjalan seperti biasa, dibagi ke dalam grup yang berisi empat hingga lima tim dengan sistem setengah kompetisi pada hari pertama. Pada Ahad sudah mulai menggunakan sistem gugur," jelas Risal Kulle di lokasi acara.
Tingginya antusiasme peserta dan pelatih menjadi sorotan utama pihak penyelenggara.
Risal mengapresiasi semangat juang luar biasa dari para peserta usia dini, terutama mereka yang harus menempuh perjalanan jauh dari wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang yang rela berangkat sejak waktu subuh demi mengikuti pertandingan.
Membidik Tiket Putaran Nasional di Yogyakarta
Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena hanya ada satu tim terbaik dari masing-masing kategori usia yang berhak melaju ke fase selanjutnya. Tim yang berhasil keluar sebagai juara pertama akan mendapatkan kehormatan menjadi wakil tunggal Provinsi Banten di putaran final nasional.
"Yang lolos sebagai juara pertama akan mewakili Banten ke tingkat nasional. Jadi dari satu provinsi hanya diwakili oleh satu tim saja (untuk tiap kategori usia)," tuturnya.
Rencananya, putaran final nasional Piala Presiden U-10 dan U-12 ini akan diselenggarakan secara langsung pada awal Juli mendatang di Daerah Istimewa Yogyakarta. Panitia berharap dari festival ini lahir talenta-talenta pesepak bola masa depan yang mampu bersinar pada tingkat nasional. (*/pur)



0 Comments