| Seorang warga Pondok Bahar menyampaikan kondisi lingkungan terkait peredaran narkotika. (Foto: Istimewa) |
Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi hadir menyapa warga dengan berdialog sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban.
AKBP Eko mengatakan Ngopi Kamtibmas merupakan program dari Polda Metro Jaya untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi sarana kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan tugas-tugas kepolisian serta menyerap aspirasi warga secara langsung,” ujar Eko di hadapan warga.
Eko menyampaikan situasi Kamtibmas di Kota Tangerang relatif kondusif berkat peran aktif masyarakat. Namun demikian, sejumlah potensi gangguan keamanan tetap perlu diantisipasi bersama.
Salah satu perhatian utama, kata Eko, adalah maraknya kejahatan yang melibatkan anak di bawah umur, yang kerap dipicu oleh pengaruh media sosial dan minimnya pengawasan orang tua.
“Saat ini dinamika kejahatan sudah mulai melibatkan anak-anak. Ini menjadi perhatian kita bersama, terutama peran keluarga dalam pengawasan,” katanya.
Selain itu, dalam sesi dialog, warga menyampaikan (Curhat) kekhawatiran terkait penyalahgunaan narkoba serta maraknya praktik pinjaman online (Pinjol) dan aksi debt collector yang dinilai meresahkan.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk aktif berkoordinasi dengan aparat setempat.
“Terkait pinjol dan debt collector, kami sarankan dibuat SOP (Standar Operasional Prosedur-red) pada tingkat RT dan RW. Setiap pihak yang datang harus seizin pengurus lingkungan,” jelasnya.
Untuk pencegahan narkoba, masyarakat dipersilakan mengajukan permohonan penyuluhan kepada pihak kepolisian, baik melalui Polsek maupun satuan narkoba.
Dalam kesempatan itu, Eko mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat jika terjadi gangguan Kamtibmas.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut berakhir dengan pembagian paket sembako kepada warga serta sesi foto bersama.
Program Ngopi Kamtibmas menjadi bagian dari implementasi program “Jaga Jakarta Plus” yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan, warga, aturan, dan amanah secara bersama-sama.
Dengan pendekatan dialogis ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan wilayah tetap kondusif. (*/pur)



0 Comments