Gubernur Jakarta Parmono Anung dan Walikota
Tangerang H. Sachrudin mencoba bus rute baru.
(Foto: Istimewa)
Gubernur DKI Jakarta menerangkan selama tiga bulan pertama tarif bus di rute tersebut akan dipatok Rp3.500 untuk sekali perjalanan.
"Terutama dalam rangka menyambut Idul Fitri dan selama tiga bulan uji coba tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan terus melakukan evaluasi terkait tarif," terang Pramono.
Diketahui, Transjabodetabek SH-2 Rute Blok M - Bandara Soetta tersebut akan berhenti di 23 titik dengan durasi perjalanan kurang lebih 121 menit yakni rute tersebut memiliki panjang lintasan tak kurang dari 65,1 kilometer. Dengan jumlah armada sebanyak 14 bus akan dengan waktu tunggu atau headway rute sekitar 10 sampai 20 menit.
Ini menambah lima rute Transjakarta yang sebelumnya telah ada yakni rute Poris Plawad – Petamburan, Poris Plawad – Juanda, Ciledug – Tegal Mampang dan Puri Beta – Pancoran serta Puri Beta – Flyover Kuningan.
Walikota Tangerang H. Sachrudin yang hadir dalam acara peresmian menyampaikan apresiasinya atas peluncuran rute baru Transjakarta tersebut yang dinilainya semakin memudahkan akses masyarakat khususnya para pemudik yang akan ke Bandara Soetta menjelang arus mudik lebaran tahun ini.
"Tentunya ini akan semakin memperkaya serta mempermudah akses masyarakat di Wilayah Jabodetabek untuk menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta yang ada di Kota Tangerang," ujar Sachrudin.
Selain itu, Sachrudin berharap rute baru tersebut dapat membantu meminimalisir kemacetan dari atau menuju ke Kota Tangerang.
"Karena pada pagi hari sebagian besar penduduk Tangerang banyak yang berangkat bekerja ke ibu kota. Terlebih Kota Tangerang sebagai kota jalur lintas, baik dilintasi oleh rute tol Jakarta-Merak, Bandara Soekarno-Hatta, juga ada jalan nasional Jakarta Serang, yang namanya Jalan Daan Mogot dan Gatot Subroto," terang Walikota Tangerang.
"Untuk itu, kami harap dengan adanya peluncuran Transjabodetabek Blok M - Bandara Soekarno Hatta ini akan bisa meminimalisir kemacetan,” harap Sachrudin.
Sachrudin menegaskan Pemerintah Kota Tangerang siap mendukung pengembangan konektivitas transportasi di kawasan aglomerasi Jabodetabek, termasuk melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta operator transportasi.
"Oleh karena itu, kami terus mendorong kolaborasi lintas wilayah agar sistem transportasi publik semakin terintegrasi, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," terangnya. (*/pur)



0 Comments