Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Komunitas GUA Edukasi Siswa Kelola Sampah Lewat Praktik 3R

Sejumlah anak SD Negeri Bambu Apus 02 
terlihat menyenangkan ketika mendapat 
bimbingan tentang edukasi kelola sampah. 
(Foto: Istimewa)  




NET - Komunitas Guna Ulang Aja (GUA) kembali turun ke sekolah untuk menanamkan kesadaran pengelolaan sampah sejak dini.

Kali ini, para relawan menyambangi SD Negeri Bambu Apus 02, Pamulang, Tangerang Selatan, membawa program edukasi lingkungan berbasis metode 3R (reduce, reuse, recycle), pada Selasa (10/2/2026).

Kehadiran komunitas pegiat lingkungan tersebut disambut antusias. Sebanyak 266 siswa kelas IV dan V mengikuti sesi edukasi dengan suasana santai dan interaktif. Materi disampaikan ringan, diselingi humor, membuat ruang kelas beberapa kali dipenuhi gelak tawa.

GUA memperkenalkan jenis-jenis sampah, cara pengelolaannya, hingga risiko pencemaran lingkungan. Namun tak hanya teori, para relawan juga mengajak siswa langsung praktik memilah sampah di lapangan sekolah.

Suasana makin semarak saat sesi permainan dan kuis berhadiah digelar. Para pemenang mendapat tumbler dan wadah makan guna ulang sebagai bentuk edukasi nyata.

“Hadiah itu sekaligus untuk membiasakan anak-anak memakai wadah guna ulang, supaya mengurangi sampah plastik sekali pakai,” kata Koordinator Komunitas GUA Ardianto Prabowo.

Menurutnya, pendekatan praktik lebih efektif untuk membangun kebiasaan baru. Karena itu, sebelum kegiatan dimulai, siswa kelas V diminta mengisi kuesioner untuk mengukur pemahaman mereka tentang sampah dan penerapan 3R.

“Nanti sekitar sepekan setelah edukasi, kami berikan kuesioner lagi. Jadi bisa terlihat perubahan pemahaman dan kebiasaan mereka sebelum dan sesudah kegiatan,” ujar Bowo, sapaan akrab Ardianto.

Komunitas GUA dikenal sebagai kelompok pemuda yang aktif mengampanyekan pengurangan sampah, khususnya melalui praktik guna ulang (reuse). Kegiatan edukasi ke sekolah menjadi salah satu program rutin mereka untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Kepala SD Negeri Bambu Apus 02 Kota Tangerang Selatan Sutiyah menyambut positif kehadiran para relawan. Ilmu yang dibagikan diharapkan dapat diterapkan siswa dalam keseharian.

“Kami berharap anak-anak bisa mempraktikkan apa yang disampaikan kakak-kakak dari Komunitas GUA. Terima kasih sudah datang dan berbagi,” katanya.

Kegiatan itu juga dihadiri Penyuluh Lingkungan Hidup Odji Soesanto dan Penelaah Teknis Kebijakan  Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan El Sandy Adha Muhkti dan beberapa penyuluh Bank Sampah.

Sandy minta setelah mendapat edukasi,  para siswa menerapkan gaya hidup minim sampah. “Membawa tumbler dan wadah makan dari rumah, bisa mengurangi sampah plastik. Apalagi relawan GUA juga sudah mengedukasi para pedagang di kantin sekolah,” ujarnya.

Melalui kegiatan langsung di sekolah seperti ini, Komunitas GUA berharap semakin banyak generasi muda yang sadar pentingnya memilah dan mengurangi sampah dari sumbernya. (*/rls/pur)



 


Post a Comment

0 Comments