![]() |
| Wagub Bannten A. Dimyati Natakusumah bersama kiyai dan ibu-ibu majelis taklim. (Foto: Istimewa) |
Dimyati mengatakan hal itu pada Peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW di Pondok Pesantren Ath-Thohariyyah, Jalan Raya Labuan Km 23,
Sodong, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu
(6/9/2025).
"Tujuan dari memperingati ini adalah mencintai Nabi
Muhammad SAW. Kita bagaimana melihat perjuangan Rasul. Bagaimana kita melihat
akhlak Rasul. Bagaimana kita melihat keprihatinan Rasul. Maka suri teladannya
kita ambil dari Rasul," ungkap Dimyati.
Dimyati mengatakan peringatan maulid juga bertujuan untuk
mengenal dan meneladani Nabi Muhammad SAW.
"Nabi tidak pernah marah. Nabi tidak pernah emosi. Tapi
penuh sabar dan saat menghadapi sesuatu dengan tenang," katanya.
Dimyati menyampaikan peringatan maulid juga sebagai sarana
pendidikan. Lantaran terdapat ceramah yang disampaikan kepada jamaah.
"Kemudian tujuan selanjutnya itu memberikan pendidikan
dan kunci kehidupan itu adalah kesabaran," jelasnya.
Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat untuk meneladani
nabi Muhammad SAW dalam menjalankan aktivitas sehari-hari baik di tengah
masyarakat maupun di lingkungan kerja.
Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Ath-Thohariyyah Hj Eha
Shofa Zulaeha menuturkan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut
juga diiringi dengan kegiatan santunan anak yatim piatu.
"Kegiatan ini juga diiringi dengan santunan yatim
piatu," pungkasnya. (*/pur)




0 Comments