Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kapolres Metro Tangerang Kota Harapkan Peran Orang Tua Antisipasi Kejahatan Remaja

Warga Karawaci menyimak sosialisasi 
 disampaikan Kapolres Metro Tangerang 
Tangerang Kota Kombes Pol Raden 
Muhammad Jauhari. 
(Foto: Istimewa)  



NET - Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari menyebutkan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat untuk mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas, terutama yang melibatkan anak muda.

“Kami prihatin melihat kondisi remaja saat ini. Banyak yang menjadi pelaku maupun korban kejahatan. Orang tua harus lebih aktif dalam pengawasan dan pembinaan,” ujar Kombes Pol Jauhari, pada Kamis (31/7/2025) malam.

Hal  itu  disampaikan Kapolres saat Polres Metro Tangerang Kota menggelar kegiatan bertajuk “Ngopi Kamtibmas” bersama tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), serta warga Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Acara berlangsung di Kelompok Wanita Tani (KWT) Urang Baraya, Jalan Masmangon Negara No. 32 RT 01 RW 01 dan dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota bersama jajaran dan unsur 3 pilar, termasuk Kapolsek Karawaci, Camat Karawaci, Bhabinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat.

Kapolres menyampaikan pihaknya akan terus berkolaborasi dengan Pemkot Tangerang dalam membuat program positif guna mencegah keterlibatan remaja dalam kegiatan negatif seperti tawuran, geng motor, maupun penyalahgunaan narkoba.

Kapolres menyampaikan pesan dari Presiden RI terkait ketahanan pangan dan percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi perhatian nasional. Warga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor dan menggunakan kunci ganda.

“Tanggung jawab menjaga keamanan bukan hanya di tangan polisi. Mari, kita jaga lingkungan kita bersama-sama. Polisi tidak anti kritik. Jika ada masukan, kami terbuka,” tuturnya.

Acara diisi sesi tanya jawab, yakni beberapa warga menyoroti isu pelayanan kepolisian, kejahatan geng motor, dan penyalahgunaan media sosial. Kapolres menegaskan setiap laporan masyarakat akan direspons cepat dan bahwa Polri memiliki tim Cyber Patrol untuk menangkal berita hoaks.

Sementara itu, warga seperti Arman, Miyono dari Senkom, dan Soimah dari Satgas Perlindungan Anak menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan keterlibatan aktif Polres dalam menjalin komunikasi dengan warga.

“Dulu kasus anak digabung dalam pidana umum. Sekarang sudah ada Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) yang fokus dan tanggap,” ungkap Soimah, yang sering dilibatkan dalam penanganan kasus anak.

Kegiatan berakhir pukul 23.00 WIB dalam suasana hangat, aman, dan penuh rasa kebersamaan. Ngopi Kamtibmas menjadi bukti nyata bahwa pendekatan humanis Polri mampu menjembatani hubungan baik antara aparat, tokoh masyarakat, dan warga demi terciptanya lingkungan yang kondusif. (*/pur)

 

Post a Comment

0 Comments