![]() |
| Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah berdialog dengan pemain catur cilik. (Foto: Istimewa) |
Pada festival olahraga itu, salah satunya memperlombakan
cabang olahraga catur untuk kategori non master, master wanita, dan master
pemula Provinsi Banten.
"Selamat bertanding dan tetap junjung tinggi
sportivitas," ujar Dimyati.
Dimyati menyampaikan dalam permainan catur membutuhkan
mentor atau pembimbing untuk menjadikan pecatur yang hebat.
"Filosofi bermain catur itu harus memiliki perencanaan
yang baik serta bersifat jangka panjang. Karena langkah pertama dapat
menentukan langkah berikutnya," jelasnya.
Dikatakan, permainan catur mengajarkan pentingnya fokus
dalam melakukan kegiatan pada keadaan apapun.
"Catur mengajarkan kita ketika dalam keadaan terjepit
jangan langsung menyerah, tetapi bagaimana kita berusaha dan fokus sehingga
dapat keluar dari kondisi tersebut," jelas Dimyati.
Menurutnya, cabang olahraga catur selalu menjadi salah satu
pertandingan yang dilombakan dalam menyambut Peringatan Hari Kemerdekaan
Republik Indonesia.
"Selain melatih dalam menyusun strategi atau
perencanaan yang baik, permainan catur merupakan olahraga yang murah
meriah," imbuhnya.
Ketua Panitia GETAR 1 Muhamad Syarief Hidayatullah A
menyampaikan festival olahraga itu diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT
RI ke-80 sekaligus HUT Yayasan Pendidikan Permata Azzikri.
"Kita lombakan dua cabang olahraga, yakni voli dan
catur. Untuk voli diikuti 8 tim putri dan 15 tim putra, sedangkan cabang
olahraga catur diikuti 106 peserta untuk kategori non master, master wanita dan
master pemula Banten," pungkasnya. (*/pur)




0 Comments