![]() |
| Andra Soni menerima Lencana Melati Pramuka. (Foto: Istimewa) |
NET - Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan
Pramuka Banten Andra Soni yang juga Gubernur Banten meraih Penghargaan Lencana
Melati dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Penyerahan dilakukan pada upacara Peringatan Hari Ulang
Tahun (HUT) Pramuka ke-64 yang dirangkai dengan Pembukaan Perkemahan Pramuka
Berkebutuhan Khusus (PPBKN) Tingkat Nasional 2025 di Bumi Perkemahan Cibubur,
Jakarta Timur, Kamis (14/8/2025).
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas
kontribusi dan perhatian besar Gubernur Banten terhadap pembinaan dan
pengembangan Gerakan Pramuka. Khususnya dalam membina generasi muda yang
berkarakter, berdaya saing, dan berjiwa kebangsaan.
"Alhamdulillah, pada hari ini sebagai Mabida Provinsi
Banten, saya menerima penghargaan Lencana Melati dari Kwartir Nasional. Terima
kasih atas penghargaan ini, semoga kita bisa terus bersama-sama berkontribusi
memajukan Pramuka dan membangun generasi muda di Provinsi Banten," ujar
Andra Soni.
Selain Gubernur Banten, sejumlah tokoh menerima penghargaan
dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, di antaranya: Ketua Majelis Pembimbing
Daerah Ria Norsan (Kalimantan Barat) – Lencana Melati, Irjen Pol (Purn) Wahyu
Adi (Waka Bidang Saka Sako dan Gugus Dharma Kwarnas) – Lencana Dharma Bhakti,
serta Rayhan Muhammad Sujaya (Ketua Dewan Kerja Nasional) – Lencana Teladan Menteri
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno
yang hadir mewakili Presiden RI mengatakan Gerakan Pramuka harus menjadi
pelopor dalam membangun karakter generasi muda pada era digital.
"Inklusivitas yang ditunjukkan melalui Perkemahan
Pramuka Berkebutuhan Khusus ini membuktikan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya
mengedepankan kebersamaan, tetapi juga menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan
persatuan. Teknologi harus dimanfaatkan untuk kebaikan, digunakan secara etis,
bertanggung jawab, dan untuk meningkatkan produktivitas bangsa," ungkap
Menko PMK.
Tahun ini kegiatan HUT Pramuka ke-64 dan PPBKN Nasional 2025
diikuti oleh 14.242 peserta yang terdiri atas: 700 Pramuka Berkebutuhan Khusus
se-Indonesia, 11.300 Pramuka dari Kwartir Daerah DKI Jakarta, Jawa Barat,
Banten, serta Saka dan Sako.
Peserta dari 29 Kwartir Daerah dan 12.000 anggota Kwartir
Cabang Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten, Septo Kalnadi menjelaskan
Lencana Melati merupakan tanda penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka yang
diberikan kepada individu yang dinilai memiliki jasa dan kontribusi luar biasa
bagi perkembangan Gerakan Pramuka, baik pada tingkat daerah, nasional, maupun
internasional.
Dengan diterimanya penghargaan ini, diharapkan Gerakan
Pramuka Banten semakin berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang
mandiri, tangguh, dan berjiwa Pancasila, sejalan dengan tema HUT ke-64 Gerakan
Pramuka tahun ini Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa. (*/pur)




0 Comments