Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pembangunan MRT Lebak Bulus - Serpong Segera Dimulai, Kesapahaman Ditandatangani

Wagub Banten Ahmad Dimyati Natakusumah 
menyaksikan penandatanganan nota
kesepahaman antara PT MRT Jakarta
dan Sinar Mas. 
(Foto: Istimewa)  


NET - Pengembangan jalur Mass Rapid Transit (MRT) jalur Lebak Bulus – Serpong bakal meningkatkan mobilitas masyarakat. MRT moda transportasi massal yang lebih efisien, lebih ramah lingkungan serta terjangkau.

Wakil Gubernur Banten Dimyati mengatakan hal itu seusai menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua pihak, di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, pada Kamis (24/7/2025).  Pengembangan akan dilaksanakan oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama PT Sinar Mas Land melalui mekanisme Business to Business (B to B).

Dimyati menjelaskan inisiasi proyek itu membawa harapan besar bagi masyarakat Banten dan Jakarta. Selain itu, pengembangan MRT ini akan meningkatkan mobilitas masyarakat menggunakan transportasi massal yang lebih efisien, lebih ramah lingkungan serta terjangkau.

“Setidaknya ada empat manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, dunia usaha dan pemerintah dari pengembangan jalur MRT line North-South Extension ini,” ujarnya.

Pertama mengurangi kemacetan, kata Dimyati, lalu mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi yang dapat meningkatkan konsumsi BBM (bahan bakar minyat), mendorong pertumbuhan kawasan penyangga serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam bertransportasi.

“Ini adalah awal dari apa yang saya sebut sebagai ‘angin surga’. Karena harapan masyarakat Banten atas terwujudnya sistem transportasi massal modern bisa terwujud,” ungkapnya.

Dimyati menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membuka ruang seluas-luasnya untuk investasi. Oleh karena itu, jika dalam proses pengembangan ini terdapat kendala di lapangan bisa langsung konsultasikan.

“Semuanya kami pasti akan permudah,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo menjelaskan proyek ini diharapkan tidak hanya memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi masyarakat, tapi juga membuka peluang pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).

“Kemudian juga dapat menambah potensi pendapatan non-tarif melalui sektor komersial seperti iklan dan pengelolaan kawasan,” ujarnya.

Selain dengan PT Sinar Mas Land, Tri memungkinkan akan ada keterlibatan pihak swasta lainnya dalam pengembangan MRT ini. Pasalnya, sepanjang jalur Lebak Bulus - Serpong itu dilalui beberapa Kawasan seperti Bintaro yang dikelola Jaya Group.

“Maka perlu komunikasi dengan pihak lain. Kajian awal memang sudah berjalan, tapi ke depan tentu akan lebih rinci lagi," ucapnya. (*/pur)

 

 


Post a Comment

0 Comments