Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Lestarikan Cagar Budaya, Diselenggarakan Malam Sejarah Mookervart

Wakil Walikota Tangerang Sachrudin 
menyaksikan atraksi ditampilkan remaja. 
(Foto: Istimewa)  


NET - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang menggelar kegiatan Malam Sejarah Mookervart sebagai upaya pelestarian budaya dan sejarah dari salah satu saluran air legendaris yang ada di Kota Tangerang.

Pintu Air Mookervart yang dibangun pada masa kolonial menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Kota Tangerang dan menjadi khazanah yang harus terus dilestarikan.

"Dulu, saya masih merasakan menyeberang Mookervart pakai perahu getek. Mungkin ada yang punya cerita lain, jadi cerita seperti itu yang harus terus dijaga," ungkap Wakil Walikota Tangerang Sachrudin di Hutan Kota, Tangerang, Minggu (11/12/2022).

Sachrudin menuturkan keberadaan pintu air dan saluran Mookervart menjadi salah satu peninggalan sejarah yang ada di Kota Tangerang selain Masjid Kali Pasir, Kelenteng Boen Tek Bio dan kawasan kuliner Pasar Lama.

"Ini menandakan bahwa Kota Tangerang memiliki potensi wisata yang penting seperti budaya dan sejarah," tutur Sachrudin pada acara yang diikuti oleh berbagai komunitas seni dan budaya yang ada di Kota Tangerang.

Dengan diselenggarakannya Malam Sejarah Mookervart, kata Sachrudin, masyarakat dapat mengetahui sejarah yang dimiliki oleh Mookervart yang menjadi penghubung antara Sungai Cisadane dan Kali Angke serta menjadi tol air dan saluran penting pengendali banjir ibu kota pada masa lalu.

"Sasarannya agar kita bisa terus melestarikan cagar budaya yang ada di Kota Tangerang," ucap Sachrudin. (*/pur)

 


Post a Comment

0 Comments