Berebut Jadi Asesor BAN SM Banten, 163 Orang Ikut Pelatihan

Baca Juga

Para peserta pelatihan calon asesor yang
dilaksanakan secara daring oleh BAN SM.
(Foto: Syafril Elain/TangerangNet.Com) 



NET – Sedikitnya 163 orang berebut untuk menjadi asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN SM) Provinsi Banten 2021. Mereka sejak sejak Kamis sampai dengan Senin (8-12 Juli 2021) mengikuti pelatihan yang diselenggarakan BAN SM Banten.

Ketua BAN SM Provinsi Banten Fitri Hilmiyati menyebutkan sesuai dengan program BAN SM pusat, pelatihan bagi calon asesor sudah dilaksanakan pada Juli 2021. Sebab, bila dilaksanakan pada bulan berikutnya dikhawatirkan mengganggu progam BAN SM pusat.

“Alhamdulillah, kami sejak Kamis lalu telah melaksanakan kegiatan pelatihan bagi calon asesor secara daring. Pelatihan akan berakhir pada Senin besok,” ucap Fitri Hilmiyati kepada TangerangNet.Com, Minggu (11/7/2021)

Fitri Himiyati menjelaskan pelatihan dilakukan dalam delapan kelompok. Satu kelompok pesertanya berkisar  antara 20 sampai 24 orang. Setiap kelompok dibimbing dan diawasi oleh anggota BAN SM Banten dan Pengawas.

“Setiap kelompok akan mendapatkan materi dari anggota BAN Banten dan BAN SM pusat,” ungkap Fitri yang juga dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Serang.

Materi yang diberikan antara lain Reformasi Akreditasi Sekolah /Madrasah dan Konsep Dasar, Penggalian Data dan Profesional Judgement sampai tentang Sispena Sekolah/Madrasah. “Materi ini penting bagi peserta untuk dapat menjalankan tugas sebagai asesor bila diterima nanti,” tutur Fitri.

Sementara itu, berdasar pantauan TangerangNet.Com pada kegiatan di Kelompok H terlihat para peserta tekun mendengar paparan yang disampaikan pemateri Sylvia P. Soetantyo, anggota BAN SM pusat dengan materi Penyusunan Rekomendasi. Seusai Sylvia menyampaikan materi, para peseta berebut bertanya.

“Dalam menyusun rekomendasi, ada empat hal pokok yang wajib ada. Keempatnya itu; mempengaruhi, mengerahkan, menggerakkan, dan memberdayakan. Setiap asesor setelah melakukan visitasi ke sekolah/madrasah harus mampu membuat rekomendasi dengan empat hal pokok tersebut,” ucap Sylvia.

Rekomendasi tersebut akan disampaikan ke BAN SM Provinsi Banten. Oleh BAN SM Banten dibahas dalam rapat pleno dan hasilnya akan disampaikan ke BAN SM pusat. “Kami yang ada di BAN SM pusat pun akan membaca rekomendasi yang dibuat oleh asesor,” ujar Sylvia.   

Sementara itu, Nani Suryani - salah seorang peserta mengaku akan berupaya mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir. “Saya berusaha agar lulus menjadi asesor,” ucap Nani Suryani.

Ketua BAN SM Banten ketika ditanya berapa orang yang akan lulus dan diterima? “Mereka yang lulus bila memenuhi kriteria dan standar nilai yang ditetapkan BAN SM,” ucap Fitri berkilah. (ril)

 

 

 

Post a Comment

0 Comments