Meski Nenek Rumsari Telah Meninggal Dunia, Rumahnya Tetap Direhab

Baca Juga

Dana sebesar Rp 875 juta akan digunakan
untuk rehab rumah warga tidak layak huni.
(Foto: Bambang TL/TangerangNet.Com) 



NET - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan, Selasa (22/6/2021) melaksanakan Rehab Rumah Tidak Layak terhadap puluhan rumah tidak layak huni yang ada seluruh wilayah Kota Tangsel.

Secara simbolis dilaksanakan di rumah almarhumah Nenek Rumsari di RT 002 RW 05, Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

Nenek Rumsari yang rumahnya direhab telah meninggal dunia sekitar empat hari lalu, dan rencananya rumah almarhumah yang direhab tersebut akan ditempati oleh keponakannya yang berusia 11 tahun dan berstatus yatim piatu.

Lurah Kelurahan Sawah Baru Muslim mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Tangsel yang sudah memberikan bantuan dan melakukan berbagai hal untuk warga masyarakat Kota Tangsel.

"Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Baznas Kota Tangsel. Meski yang dikerjakan cukup sederhana tapi banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh warga," katanya.

Wakil ketua II Baznas Kota Tangsel bidang Pendistribusian KH M Salbini mengatakan pada tahun ini sudah 22 rumah tidak layak huni segera direhab. Dan khusus untuk program Rehab Rumah Tidak Layak Huni, pada 2021 Baznas Kota Tangsel telah menyiapkan anggara sebesar Rp 875.000.000. Dana ini untuk merehab sebanyak 35 unit rumah tidak layak huni.

"Hingga hari ini masih ada 13 kuota lagi untuk program rehab rumah warga yang tidak layak huni yang dapat diajukan kepada Baznas Kota Tangsel. Untuk itu, bagi warga yang berkeinginan, kami persilahkan untuk segera mengajukannya kepada Baznas Kota Tangsel melalui masing-masing kelurahan. Jika persyaratannya lengkap dan hasil survai memang rumahnya sudah tidak layak huni, maka akan langsung dilaksanakan rehab," tutur KH Salbini.

Ditambahkannya, kegiatan rehab rumah tidak layak huni yang dilakukan oleh Baznas Kota Tangsel merupakan hasil dari pengumpulan zakat penghasilan (zakat profesi) dari para ASN se-Kota Tangsel.

"Saat ini sumber pemasukan anggaran terbesar yang diperoleh oleh Baznas Kota Tangsel bersumber dari ASN dan umat Islam melalui upz-upz masjid dan musholla. Akan tetapi jumlahnya belum terlalu signifikan dibandingkan yang ditetima oleh Baznas dari para ASN Kota Tangsel," terangnya.

Sementara itu, Sekcam Kecamatan Ciputat  H. Ali Akbar menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Baznas Kota Tangsel.

"Memang luar biasa kerja dari Baznas ini, sedikit bicara tapi hasilnya sangat nyata dirasakan oleh banyak warga di Kota Tangsel walaupun dalam situasi pandemi Covid seperti sekarang ini, dan tidak terkecuali warga di wilayah Kecamatan Ciputat,” ujar Ali.

Tampak hadir Ketua Baznas Kota Tangerang KH Endang Saefuddin, Wakil Ketua II Baznas Kota Tangerang bidang Pendistribusian KH M Salbini, Wakil Ketua III Baznas Kota Tangsel bidang Keungan KH Ucup Yusuf, Wakil Ketua IV Baznas Kota Tangsel bidang SDM KH Moh. Tohir SQ, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ciputat  H. Ali Akbar, Lurah Kelurahan Sawah Baru Muslim, Ketua MUI Sawah Baru Ustadz Madrais, Kepala Puskesmas Sawah Baru Widia, Danramil Ciputat Suhardi, Rusdi Ketua RW 005, Syaripudin Ketua RT 002 RW 05 dan Koordinator Kelurahan (Korkel) Baznas se-Kota Tangerang Selatan. (btl)

 

Post a Comment

0 Comments