Sebulan Lagi Festival Hari Buku Nasional 2021 Di Banten, Dukungan Semakin Luas

Baca Juga

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy 
ketika menerima panitia dan beri dukungan. 
(Foto: Istimewa)  



NET - Festival Hari Buku Nasional 2021 yang akan dilaksanakan pada 26-30 Mei 2021 di Universitas Ageng Tirtayasa (Untirta) Kota Serang, Banten tinggal satu bulan lagi. Respons dari berbagai pihak pun menguat.

Setelah melaksanakan Rapat Kerja dengan Puskurbuk Kemdikbud, Ikapi Banten melaporkan hasil rapat tersebut kepada Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, di kantornya Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP-3B), Jalan Syech Nawawi Albantani, Kota Serang, Rabu (21/4/2021).

Andi Trisnahadi selaku Ketua Ikapi Banten menjelaskan ada dua hal penting yang diutarakan. Pertama adalah dukungan dari berbagai organisasi literasi dan perbukuan untuk mendorong inisiasi Peraturan Daerah atau Peraturan Gubernur terkait Perbukuan yang merupakan turunan dari Undang-undang SIstem Perbukuan No 3 Tahun 2017. Kedua, melaporkan terkait kesiapan Banten dalam melaksanakan Festival Hari Buku Nasional 2021.

Andi juga melaporkan para penerbit buku dan para penulis sudah banyak yang merespons positif. “Festival Harbuknas 2021 ini akan menjadi kebanggan warga Banten,” ujar Andi yang didampingi oleh Firman Hadiansyah dari Untirta Press dan Ovie Rambo Banten dari Forum Ekraf Banten.

Andika Hazrumy terkait dengan pelaksanaan Festival Harbuknas sangat mengapresiasi atas upaya dari Ikapi Banten, organisasi literasi dan insan perbukuan yang terus memperlihatkan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan perhelatan ini. Bahkan pada momen tersebut, Andika berjanji akan mengeluarkan surat rekomendasi kepada pihak terkait agar turut berpartisipasi dalam waktu dekat.

“Forum CSR (Corporate Social Responsibility atau tanggung jawab sosial dari perusahaan), pihak-pihak swasta, BUMN, BUMD harus terlibat dalam kegiatan ini. Untuk itu, saya akan mengeluarkan surat rekomendasi sehingga mereka tidak ragu dan berperan aktif terkait festival Harbuknas 2021 ini, terutama terlibat dalam hibah buku untuk masyarakat,” tutur Andika.   

Menurut Andika, keterlibatan semua pemangku kepentingan menjadi sangat penting karena ujungnya adalah bagaimana akses terhadap perbukuan dan ekosistem perbukuan menjadi terwujud.

Selain itu, Andika juga mendukung terkait inisiasi Ikapi Banten untuk memberikan penghargaan Syech Nawawi Award atas peran serta insan perbukuan, organisasi, dan perusahaan yang mendukung gerakan literasi di Banten bahkan Indonesia.

Sementara itu, terkait dengan inisiasi regulasi perbukuan, Agus Mintono selaku Kabiro Hukum Setda Provinsi Banten yang ikut serta pada pertemuan tersebut memberikan pertimbangan apakah menjadi Peraturan Daerah atau Peraturan Gubernur. Keduanya secara normatif berdampak pada ekosistem perbukuan di Banten. (*/pur)

Post a comment

0 Comments