Terpapar Covid-19, Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro Meninggal Dunia

Baca Juga

Bambang Dwitoro semasa hidup.

NET - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Dwitoro, akhirnya mengembuskan nafas terakhir usai menjalani perawatan akibat terpapar Covid-19.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris KPU Tangsel, Fajar Baskaradi. Dijelaskannya Bambang Dwitoro meninggal dunia pada Sabtu (12/12/2020) pukul 03:40 WIB di Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat.

"Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Bambang Dwitoro pada pukul 03:40 di RS Sari Asih Ciputat. Semoga Husnul Khatimah dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah," ujarnya. 

Sebelum Bambang Dwitoro meninggal dunia, Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Kota Tangsel berdasar pleno dipercayakan kepada M. Taufiq, MZ. Almarhum Bambang Dwitoro telah menjalani perawatan intensif sejak beberapa hari lalu. Dia positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test terakhir pada Sabtu 5 Desember 2020.  

Semula beberapa komisioner KPU Tangsel lainnya menyebutkan jika Bambang Dwitoro hanya mengalami kelelahan hingga tak bisa datang menyaksikan debat terakhir Calon Wali Kota (Cawalkot) Tangsel pada Kamis 3 Desember 2020 malam.

Namun ternyata, pada beberapa agenda berikutnya Bambang Dwitoro kembali tak tampak. Kehadiran KPU Kota Tangsel hanya diwakili oleh komisioner lainnya. Saat dikonfirmasi, beberapa komisioner KPU menjawab jika Bambang Dwitoro hanya sakit biasa dan dirawat di RS Sari Asih, Ciputat.

Taufiq menjelaskan kronologis derita yang dialami oleh almarhum Bambang Dwitoro. Pada 1 Desember 2020, dilaksanakan swab test di KPU Tangsel bekerja sama dengan RS Medika BSD. Hasilnya untuk Bambang Dwitoro negative.

Pada 2 Desember 2020, kata Taufiq, kegiatan pelepasan distribusi susu, di gudang KPU Tangsel almarhum Bambang hadir. Pada 3 Desember 2020, Bambang Dwitoro sudah istirahat di rumah, tidak hadir di acara debat di Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat.

Pada 4 Desember 2020, Bambang Dwitor rawat jalan di RS Hermina Ciputat.  Pada 5 Desember 2020, menjalani proses rawat inap di RS Sari Asih Ciputat.  Pad 8 Desember 2020, hasil swab test Bambang Dwitoro di RS Sari Asih, dinyatakan positif Covid-19.

“Dengan hasil positif tersebut, kemudian Mas Bambang masuk ruangan isolasi,” tutur Taufiq kepada TangerangNet.Com, Sabtu (12/12/2020).

Kemudian pada 10 Desember 2020, dikabarkan Bambang masuk ICU (Intensive Care Unit) dan oleh tim dokter memasang ventilator.

“Pada 11 Desember 2020 siang, kondisi Mas Bambang dikabarkan memburuk. Sabtu, 12 Desemberr 2020, sekitar jam 3:40 WIB, Mas Bambang berpulang ke rahmatullah,” ucap Taufiq.

Proses pemakamannya dilakukan dengan standar Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang. “Ini saya baru pulang dari pemakaman dan kembali ke kantor,” ujar Taufiq lirih. (btl/ril)

 

Post a comment

0 Comments