Prajurit TNI Harus Selalu Terhindar Dari Penyalahgunaan Narkotika

Baca Juga

Sosialisasi bahaya narkotika di lingkungan 
Bataliyon Infanteri Raider 300/Bjw sekaligus 
pemeriksaan urin terhadap semua anggota. 
(Foto: Istimewa) 


 

NET - Bataliyon Infanteri Raider 300/Bjw melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkotika dari Badan Narkotika Nasional (BNN) serta pengecekan urine yang dipimpin langsung oleh Kompol Giwangkara - Kasi Pemberantasan Narkoba, Kabupaten Cianjur.

Komandan Bataliyon Infanteri Raider 300/Bjw Letkol Inf Jani Setiadi, Senin (16/11/2020) mengungkapkan sosialisasi dan pengecekan urine yang dilaksanakan oleh BNN Kabupaten Cianjur kepada prajurit Raider 300/Bjw tentang pasal-pasal pengguna narkotika untuk menambah wawasan serta menghindari barang haram tersebut.

Sementara itu, Kompol Giwangkara mengatakan tujuan diadakan sosialisasi dan pengecekan urine tentang narkotika kepada Prajurit Raider 300/Bjw bahwa bahaya narkoba akan membawa dampak tidak baik terhadap satuan, terutama kepada prajurit itu sendiri dan keluarganya.

"Bahwa bahaya dampak penyalahgunaan narkoba sangat fatal, bahkan hingga berujung kematian. Oleh karenanya, seluruh keluarga besar Yonif Raider 300/Bjw diharapkan dapat menghindari penyalahgunaan narkoba. Di samping itu, dari pihak BNN Kabupaten Cianjur melaksanakan pengecekan kepada setiap Prajurit Raider 300/Bjw yaitu dengan pengecekan urine untuk meyakinkan Prajurit Raider 300/Bjw benar-benar bebas dari narkoba," ucap Jani Setiadi.

Danyonif Raider 300/Bjw Letkol Inf Jani Setiadi sangat senang dengan adanya sosialisasi narkotika ini karena para Prajurit Raider 300/Bjw sehingga dapat mengetahui, mengenal, dan menghindari penyalahgunaan obat-obatan tersebut.

"Bahkan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin. Saya pikir kegiatan seperti ini sangat bagus. Disamping dapat memberikan pengetahuan kepada para Prajurit juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Jani. (dade)

Post a comment

0 Comments