Panti Pijat Wijaya Serpong Utara, Tetap Buka Walau Sudah Disegel Satpol PP

Baca Juga

Panti pijat tetap buka meski sudah disegel.
(Foto: Bambang TR/TangerangNet.Com)


NET -  Berjamurnya panti pijat refleksi di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat resah masyarakat. Diduga panti pijat tersebut melayani pria hidung belang untuk menyalurkan syahwatnya.

Salah satunya Panti Pijat Wijaya yang berdomisili di wilayah Kecamatan Serpong Utara (Serut). Marak panti pijat yang diduga melayani jasa plus plus tersebut. Hal tersebut tentu saja menyalahi Perda Kota Tangerang Selatan Nomor 9 Tahun 2012 Pasal 63 ayat 1 jo Pasal 41 tentang Penyediaan Tempat Asusila.

Adapun Panti pijat Wijaya tersebut sudah ditindak oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel dan melakukan penyegelan terhadap tempat usaha tersebut. Panti Pijat Wijaya meski sudah diegel oleh Satpol PP akan tetapi sampai saat ini masih tetap saja beroperasi dan melakukan aktifitas kegiatan menerima tamu.

Sejumlah panti pijat yang telah disegel oleh Satpol PP di antaranya; Panti Pijat Wijaya refleksi di Jalan Bhayangkara Pusdiklantas, Kecamatan Serpong Utara, Panti Pijat Sumber Rejeki Arinda di Jalan Pondok Aren, Panti Pijat Dermaga Refleksi di Jalan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, serta Panti Pijat Nirwana yang berlokasi di ruko Fortune Graha Raya, Serpong Utara. 

Kabid Penindakan Gakumda Pol PP Kota Tangsel Sapta Mulyana melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa,"Sejak diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar-red) akibat adanya wabah pandemi virus Corona (Covid-19), seluruh panti pijat baik panti pijat, salon, spa, dan tempat hiburan lainnya sudah kami tutup dan tidak perbolehkan untuk melakukan aktifitas apapun,” terang Sapta, Senin (8/6/2020).

Saat ditanyakan terkait dugaan adanya ulah oknum Satpol PP Kota Tangsel yang membekingi tempat panti pijat tersebut, Sapta Mulyana tidak menampik.

"Terima kasih kalau disimpulkan seperti itu, silahkan saja. Saya tidak perlu menanggapinya. Saya akan jalankan tugas sesuai prosedur dan info ini akan tetap kami tindak lanjuti,” ucap Mulyana.

Mulyana mengatakan terkait kemungkinan dugaan adanya oknum Satpol PP yang bermain melindungi, akan lebih mantap kalau ada bukti, identitas, dan fotonya sebagai bahan pembinaan bagi petugas di lapangan. (btl)

Post a comment

0 Comments