TKBM Akan Terima 30.000 Paket Sembako Dalam Bentuk E-Voucher

Baca Juga

  Ilustrasi Kantor IPC di Tanjung Priok 
(Foto: Istimewa) 



NET - Sedi kitinya 30.000 paket sembako dalam bentuk e-voucher akan  dibagi ke Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan masyarakat di sekitar pelabuhan yang disiapkan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC. Sembako pertama kali dibagikan kepada 1.073 penerima berupa e-voucher.   

"Sepanjang Mei 2020 ini, perusahaan akan membagikan voucher elektronik itu untuk TKBM dalam wilayah kerja IPC maupun masyarakat sekitar pelabuhan. Pembagian paket sembako yang dilakukan secara bertahap ini, disebutkan sebagai bentuk tanda cinta IPC kepada TKBM di cabang-cabang area kerja perusahaan," tutur Direktur Utama IPC Arif Suhartono, Sabtu (2/5/2020), di Jakarta. 
                                             
Niat perusahaan, kata Arif, adalah untuk memberikan bantuan untuk para TKBM, yang terus berperan penting dalam menjaga kelancaran pelayanan arus logistik di Pelabuhan terutama pada masa pandemi ini. Menghindari kerumunan atau pengumpulan massa, sekaligus sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid–19, maka pembagian paket dalam bentuk e-voucher menjadi pilihan perusahaan.       

Arif mengungkapkan E-voucher ini dapat ditukarkan sembako ke mini market terdekat. Sementara untuk menentukan TKBM penerima, maka perusahaan mengirimkan pesan singkat (SMS) ke telepon genggam masing-masing penerima atau keluarga.       

Data telepon genggam diperoleh setelah sebelumnya IPC melakukan pendataan TKBM dari masing-masing cabang pelabuhan. Pembagian paket tahap I ini dilakukan di 5 cabang pelabuhan wilayah kerja IPC yaitu Panjang, Palembang, Bengkulu, Jambi, dan Pangkalbalam. "Kegiatan ini, IPC lakukan juga sebagai bentuk apresiasi IPC serta wujud nyata kepedulian kepada TKBM di hari buruh ini,” ungkap Arif.                                                    

Sebelumnya, IPC juga membagikan lebih dari 40.000 masker kain kepada masyarakat termasuk TKBM yang beraktivitas di wilayah kerja Pelabuhan IPC dan Anak Perusahaannya. (dade)

Post a comment

0 Comments