Awasi Pendatang, Pemprov DKI Tempatkan Petugas Di Bandara Soetta

Baca Juga

Pemeriksaan dilakukan petugas kepada
setiap penumpang pesawat yang datang.
(Foto: Istimewa)



NET – Guna mengawasi pendatang dari daerah lewat jalur penerbangan,  kini personel Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dari unsur Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satuan Polisi Pamon Praja (Satpol PP), ditugakan secara khusus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten.

“Mereka bertugas mengawal berjalannya ketentuan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 47 tahun 2020,” ujar Muhammad Awaluddin, Rabu (27/5/2020).

President Director PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin mengatakan seluruh prosedur dapat dijalankan dengan baik di sejumlah bandara perseroan seiring dengan sinergitas para stakeholder (pemangku kepentingan).

“Bandara memiliki banyak stakeholder yaitu: operator bandara dalam hal ini PT Angkasa Pura II; Otoritas Bandara; Imigrasi; Bea dan Cukai; Balai Karantina; Kantor Kesehatan Pelabuhan Kemenkes; TNI dan Polri; maskapai dan sebagainya. Seluruh stakeholder di bandara, PT Angkasa Pura II bersinergi untuk mengawal prosedur berjalan ketat dan lancar,” ucap Awaluddin.

Personel Dishub, Dinkes, dan Satpol PP, kata Awaluddin, melakukan penanganan lebih lanjut terhadap penumpang pesawat yang baru mendarat di Soekarno-Hatta dan ingin melanjutkan perjalanan ke wilayah Jabodetabek namun tidak memiliki Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).

“Soekarno-Hatta saat ini bisa jadi menjadi bandara yang paling sibuk dengan menjalankan prosedur paling lengkap di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, stakeholder di Soekarno-Hatta kemudian bersinergi lebih intens dengan dibentuknya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin mengatakan salah satu fokus Gugus Tugas adalah memastikan seluruh prosedur tetap berjalan ketat sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Adapun pada hari pertama Idul Fitri (24 Mei 2020), jumlah penerbangan di 19 bandara PT AP II tercatat 67 penerbangan. Sementara itu, pada hari kedua Idul Fitri (25 Mei 2020) terdapat 80 penerbangan.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, pada hari pertama Idul Fitri dioperasikan 54 penerbangan (30 domestik, 24 internasional) dan hari kedua sebanyak 61 penerbangan dengan rincian 42 domestik, 19 internasional, kata Awaluddin. (*/pur)
                                                                 


Post a comment

0 Comments