Setiap Jumat, Baznas Tangsel Bagikan 150 Nasi Kotak Untuk Pesapon

Baca Juga

Penyerahan nasi kota kepaa penyapu jalanan.
(Foto: Bamban RT/TangerangNet.Com)


NET -  Guna menyalurkan dan mendistribusikan penerimaan zakat umat Islam yang diterima oleh Baznas Kota Tangerang  Selatan (Tangsel), setiap  Jum'at pagi melaksanakan kegiatan sosial dan kemanusiaan dengan memberikan sebanyak 150 nasi kotak kepada para Pesapon (petugas penyapu jalanan) di wilayaha tersebut.

Zakat itu dikumpulkan dari para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari berbagai masjid yang telah di-SK-kan memiliki UPZ, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangsel.

Saat dikonfirmasi TangerangNet.Com pada Jum'at (17/4/2020), Ustadz Muhammad Sartono selaku Kabid Pengumpulan Zakat Baznas Kota Tangsel mengatakan pelaksanaan pemberian nasi kotak kepada para tukang sapu jalanan (Pesapon) se-Kota Tangsel hingga Jum'at ini telah terlaksana selama satu bulan atau 4 kali pelaksanaannya.

"Pemberian nasi kota kepada para pesapon se-Kota Tangsel ini merupakan pelaksanaan kegiatan dari Baznas Kota Tangsel untuk berbagi kebahagian dengan para pesapon jalanan dengan cara membagikan nasi kotak setiap hari Jum'at. Semoga kegiatan yang sangat baik dan mulia ini akan mendapat barakah dari Alloh SWT bukan saja kepada yang menerimanya. Akan tetapi mendapatkan keberkahan juga bagi yang melaksanakannya, yaitu para pengurus dan staf  Baznas Kota Tangsel," ujar Ustadz Moh Sartono.

Sementara itu, di tempat terpisah hal senada disampaikan oleh KH Endang Saefuddin selaku Ketua Baznas Kota Tangsel  kegiatan pemberian nasi kotak kepada para Pesapon jalanan merupakan pelaksanaan kegiatan sosial dan kemanusiaan dalam rangka memberikan kebahagiaan kepada para Pesapon akibat adanya dampak ekonomi dan sosial karena adanya musibah wabah virus Corona atau Covid-19 di Kota Tangsel.  

"Ini merupakan salah satu realisasi kegiatan nyata dari berbagai manfaat yang dapat dilakukan apabila umat Islam melakukan pembayaran kewajiban zakat melalui UPZ di masjid yang telah disahkan. Pembayaran zakat tersebut berasal dari umat dan kita kembalikan lagi kepada umat,” tutur KH Endang.

Misalnya, kata KH Enan, pemberian nasi kotak kepada para Pesapon jalanan dan pemberian gerobak gratis beserta modalnya kepada para pelaku usaha kecil seperti tukang bakso, tukang gorengan, nasi uduk dan para pedagang kecil lainnya se-Kota Tangsel.  (btl)




Post a comment

0 Comments