Banten Tetapkan KLB Covid-19, SMA/K Diliburkan

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim.
(Foto: Dokumentasi TangerangNet.Com)



NET - Gubernur Banten H. Wahidin Halim menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas wabah virus Corona (Covid-19) di Provinsi Banten.

Penetapan KLB sebagai salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam membatasi kecepatan sebaran dan paparan virus corona (Covid-19) terhadap warga dan wilayah di Provinsi Banten. Hal ini dilakukan dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, pada Sabtu, (14/2/2020).

Gubernur menginstruksikan  kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov Banten agar meliburkan siswa Sekolah Menengah Atas/Kejuruan  (SMA/K) negeri dan swasta maupun SKH untuk melakukan kegiatan pembelajaran di rumah . Libur dilakukan selama dua pekan sejak 16 Maret sampai dengan 30 Maret 2020.

“Nanti akan dibuka kelas maya (online), terkecuali bagi siswa kelas 12 tetap melakukan kegiatannya sesuai jadwal UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer-red) yang telah ditetapkan,” ucap Gubernur.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten HM Yusuf menyebutkan semua satuan pendidikan SMA/SMK/SKh baik negeri dan swasta yang menjadi kewenangan Provinsi Banten diliburkan pada 16 sampai dengan 30 Maret 2020.

“Pelaksanaan UNBK tetap dilaksanakan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan Dalam UNBK,” tutur Yusuf.

Sedangkan untuk kelas X dan XI, kata Yusuf, tetap belajar efektif melalui kelas maya yang dikembangkan oleh Pustekkom dan Pusdatin Kemendikbud RI.

“Kepala sekolah beserta guru agar menyosialisasikan instruksi ini kepada orang tua murid dan masyarakat,” ucap Yusuf.

Selain itu, Gubernur  menyebutkan tidak melaksanakan upacara dan apel bersama, membatasi berbagai kegiatan yang melibatkan kehadiran orang yang cukup banyak, membatalkan kunjungan kerja dan tidak menerima kunjungan kerja dari luar Banten hingga batas waktu Kejadian Luar Biasa (KLB) ini dinyatakan berakhir.

Gubernur WH mengimbau masyarakat agar menghindari tempat-tempat pertemuan dan keramaian umum. Diusahakan sedapat mungkin tidak melakukan perjalanan ke daerah yang terkena wabah Virus Corona. Dan masyarakat tetap waspada dan  tidak panik.  Selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan berolah raga. (*/pur)

Post a comment

0 Comments