Pimpinan DPRD Turun Ke Lokasi Banjir Di RW 10 Cipondoh

Baca Juga

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot 
Wibowo, Wakil Ketua DPRD Turidi 
Susanto, H. Bambang Suwondo bersama 
warga meninjau langsung penyebab banjir. 
(Foto: Bambang TL/TangerangNet.Com) 


NET - Indahnya jalinan sinergitas antar berbagai pemangku kebijakan dan akhirnya dapat terwujud dengan baik di Kota Tangerang, khususnya di wilayah Kecamatan Cipondoh. Dengan dipelopori oleh tokoh masyarakat Cipondoh H. Bambang Suwondo bersama media TangerangNet.Com.

Bersama Gatot Wibowo selaku Ketua DPRD Kota Tangerang (PDIP) serta H. Turidi Susanto, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang (Gerindra) dan Patri Wahyudi selaku Kepala Bidang (Kabid) Tata Air Dinas PUPR Kota Tangerang, Senin (23/12/2019) sore, mengadakan sidak ke RW 10 Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, di lokasi yang kerap dilanda banjir yang cukup parah tiap datang musim penghujan.

Bambang Suwondo tokoh masyarakat Cipondoh yang juga dikenal oleh masyarakat di Tangerang Raya sebagai notaris ternama tersebut,  menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan DPRD Kota Tangerang atas respon yang sangat baik dan positif. Meski laporannya melalui media maupun whatsapp pribadi kepada para pimpinan dewan Kota Tangerang terkait nasib warga masyarakat RW 10, Kelurahan Cipondoh yang selalu terkena musibah banjir tiap tahunnya.

"Alhamdulillah, indahnya jalinan sinergitas dan komunikasi yang berjalan dengan sangat baik antara masyarakat bersama wakil rakyatnya dan juga pihak Pemerintah daerah (Dinas PUPR) Kota Tangerang serta rekan media. Hari ini, para pimpinan wakil rakyat tersebut telah melihat langsung masalah yang menjadi penyebab banjir kerap melanda warga RW 10 Kelurahan Cipondoh," tutur Bambang Suwondo.

Sementara itu, Patri Wahyudi Kabid Tata Air Dinas PUPR Kota Tangerang menyatakan mewakili Pemkot Tangerang baru saja bersama para pimpinan dewan melihat langsung sumber masalah banjir yang kerap dialamai oleh warga RW 10 Kelurahan Cipondoh.

Kabid Tata Air PUPR Kota Tangerang tersebut mengatakan kawasan pemukiman di RW 10 Kelurahan Cipondoh tersebut harus mandapat perhatian dan penataan ulang, khususnya penataan saluran drainase yang lebih baik dan sehat agar warga dapat hidup sehat dan nyaman. Untuk itu dibutuhkan dukungan dari para anggota dewan dalam masalah penganggaran penataan saluran drainase di kawasan RW 10.

"Tadi, kami melihat langsung sumber masalah banjir yang kerap dialami warga RW 10, yaitu saluran drainase lama yang ada di belakang sekolah Darul Hasan yang berbatasan langsung dengan kawasan pemukiman waraga RW 10 tersebut. Itu saluran drainase lama yang sangat kecil dan amat dangkal, tentu saja tidak akan dapat menampung air saat hujan datang dengan intensitas rutin dan besar pada musim penghujan. Nanti, kami berkoordinasi dengan pemilik pesantren dan sekolah MI Darul Hasan untuk mencari solusi yang terbaik guna mengatasi masalah banjir yang kerap dialami warga RW 10 ini," tutur Patri Wahyudi.

Hal senada disampaikan oleh H. Turidi Susanto  bersama Gatot Wibowo serta tokoh masyarakat Cipondoh H. Bambang Suwondo dan Patri Wahyudi Kabid.  Usai para pimpinan dewan, eksekutif serta tokoh masyarakat tersebut bertemu dengan KH Sopyan, pimpinan Pondok Pesantren Modern Darul Hasan Cipondoh di kediaman sang pimpinan Ponpes tersebut yang bersebelahan dengan kediaman Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang H. Turidi Susanto.

"Alhamdulillah, kami berempat baru saja selesai berkomunikasi dan mengadakan pertemuan serta pembicaraan dengan Pak Kyai Sopyan pimpinan Ponpes Darul Hasan dan juga anggota keluarga besarnya,” ucap Turidi.

“Alhamdulillah dari pertemuan tersebut telah dicapai kesepahaman bahwa saluran drainase lama yang berada di dalam area sekolah MI Darul Hasan Cipondoh tersebut yang menjadi sumber tersendatnya jalannya air dari lingkungan RW 10 akan dinormalisasi (diperbaiki) dengan ukuran saluran drainase yang lebih besar dalam waktu dekat. Karena saat ini anggaran pembangunan sudah tutup buku, kita tunggu saja anggaran APBD Kota Tangerang tahun 2020 dalam waktu dekat untuk memperbaiki saluran drainase tersebut," pungkas Gatot Wibowo. (btl)

Post a Comment

0 Comments