PII Wati Banten Bedah Buku: Tokoh Perempuan Kuat

Baca Juga

Deby Rosselinni saat menyampaikan 
penjelasan tentang buku Dilatasi Waktu. 
(Foto: Istimewa)



NET  - Koordinator Wilayah Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati Banten menggelar bedah dan launching buku “Dilatasi Waktu” di Ponpes Daar El Istiqomah, Kota Serang,  Minggu (29/12/2019).

Dalam bedah buku yang berjudul Dilatasi Waktu karya Deby Rosselinni ini, hadir ratusan pelajar dan mahasiswa dari sejumlah daerah di Banten. Turut hadir sebagai pembedah Ade Ubaidil, seorang penulis buku, Eli Awaliah seorang guru berprestasi nasional, dan M. Rois Rinaldi yang merupakan Presiden Gabungan Komunitas Sastra Asean.

"Dalam bukunya, Deby mencoba untuk menghadirkan tokoh perempuan yang kuat, mandiri, dan dibumbui dengan kegilaan-kegilaan yang menarik," ucap Ade.

Ade mengatakan sisi yang ditampilkan dalam buku kumpulan cerpen Dilatasi Waktu ini memang lekat dengan kehidupan pelajar atau mahasiswa pada umumnya.

"Membacanya membuat kita berfikir bahwa ini nyata dalam kehidupan kita. Namun, selalu ada sisi-sisi idiologis yang ditampilkan, sehingga ini bukan hanya sebatas cerita kacangan, ini cerita penuh makna dan misteri," ungkap Ade.

Sementara itu, penulis buku Dilatasi Waktu sekaligus Ketua Korwil PII Wati Banten Deby Rosselinni mengungkapkan dengan launching bukunya yang kedelapan ini, ia berharap menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus berdaya dan berkarya membangun peradaban bangsa.

"Kita, para perempuan, rahimnya peradaban, harus dengan betul dan serius meningkatkan kapasitas kita. Kita adalah ibu dari bangsa ini ke depan, kita harus ajarkan calon anak-anak kita untuk berdaya dan berkarya, bahkan sebelum mereka dilahirkan di dunia," ucap Deby. (*/rls)


Post a comment

0 Comments