Gubernur: SAKIP Cerminan Pembangunan Banten Tepat Sasaran

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim 
dapat sambutan di kantor Menpan RB.
(Foto: Istimewa) 



NET -Gubernur Banten H. Wahidin Halim (WH) langsung memimpin seluruh Kepala Organisasi Perangka Daerah (OPD) Provinsi Banten menuju Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI guna meningkatkan predikat dalam laporan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi Banten, di Aula Menpan RB, Jalan Jenderal Soedirman, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Gubernur WH melakukan hal itu beserta jajarannya sebagai salah satu implementasi dari Perpres No. 29 Tahun 2014 tentang SAKIP. Ini merupakan rangkaian sistematik dari berbagai aktifitas, alat, prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklasifikasian, ikhtisar, dan pelaporan kinerja Pemprov Banten dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja Pemerintah Provinsi Banten.

Gubernur mengatakan SAKIP adalah performance Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memastikan sasaran sesuai dengan pembangunan nasional dan kemajuan pencapaian target terukur, sehingga kinerja dikelola dengan baik dari tahun ke tahun. Selain itu, pelaporan pencapaian kinerja juga diberikan kepada pemberi amanah secara jujur, sehingga sistem akuntabilitas kinerja Pemprov Banten terimplementasikan dengan baik.

"Tahun 2018 Prov Banten mendapatkan predikat ‘B’ dalam Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabiltas Kinerja Instansi Pemerintah oleh Menpan RB, yakni sebelumnya capaian SAKIP Pemprov Banten pada 3 tahun terakhir hingga 2017 selalu ‘CC’," jelas Gubernur.

Gubernur WH mengatakan bukan soal nilai yang harus diraih, namun perlu diketahui seluruh jajaran di Pemprov Banten bahwa penilaian Sakip adalah cerminan dari perencanaan kinerja, pengukuran, pelaporan, evaluasi dan capaian kinerja.

"Nilai baik artinya rencana aksi capaian kinerja setiap OPD (Organisasi Perangkat Derah-red) sudah sesuai prioritas daerah, dan peningkatan kualitas budaya kerja", tutur Gubernur. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments