Malam Pergantian Tahun, Gubernur Banten Gelar Istighosah Di Lokasi Bencana

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim. 
(Foto: Istimewa) 

NET - Gubernur Banten H. Wahidin Halim akan menggelar istighosah di lokasi bencana taunami Selat Sunda pada Senin (31/12/2018) malam tahun baru 2109 Masehi. "Kita meminta kepada Allah Subhana Wa Taala untuk diberi keselamatan dan dijauhkan dari bencana,” ujar Gubernur, Sabtu (29/12/2018).

Gubernur menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mempersiapkan segala keperluannya. 

Gubernur Banten akan bersama Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy, Pj. Sekretaris Daerah Ino S Rawita, para kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Banten serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk hadir dalam istighosah tersebut. Gubernur  akan mengundang anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Banten beserta aparaturnya, Bupati Pandeglang beserta aparaturnya, instansi vertikal di Provinsi Banten, dalam istighosah tersebut.

Gubernur  akan mengundang  dan menghadirkan para ulama setempat, guru ngaji, masyatakat, dan aparatur pemerintah setempat mulai dari camat sampai dengan ketua Rukun Tetangga (RT), serta para korban yang berada di area tersebut. 

"Kita berdzikir dan berdoa. Memohon terus kepada Allah Subhana Wa Taala, agar diberikan keselamatan. Dan hadir bersama dengan warga yang terkena bencana," tutur Gubernur Banten. 

Agenda istighosah yang akan digelar pada Malam Tahun Baru tersebut adalah pembacaan Surat Yassin, Dzikir, dan ucapan sambutan.

Gubernur juga meminta agar Pemprov Banten menyediakan buku Surat Yasin dan buku doa ukuran kecil untuk dibagikan kepada warga masyarakat yang hadir.

Gubernur menyatakan digelarnya istighosah pada perayaan malam pergantian tahun baru ini, bertujuan memohon kebaikan, keberkahan, dan keselamatan untuk Pemerintah dan masyarakat Provinsi Banten.

“Selain itu, do’a dan dzikir bersama ini supaya diberi kelancaran dalam proses tanggap darurat penanganan bencana tsunami Selat Sunda dan dampak-dampaknya cepat dipulihkan,” ucap Gubernur.

Gubernur berharap istighosah yang digelar di tempat pengungsian para korban tsunami ini, bisa diikuti oleh masyarakat dan tokoh agama yang ada di Provinsi Banten ini untuk menggelar acara yang sama.

“Ya, kita hiasi perayaan pergantian malam tahun baru nanti itu dengan berdo'a, dan penuhi dengan berbagai amalan dzikir, ini kan lebih positif dari pada kita hura-hura, dan nantinya mendapat murka Allah," tegasnya. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments