Pasangan Suami Istri Nekat Jadi Kurir Narkotika

Baca Juga

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro 
Jalmat: barang bukti narkotika. 
(Foto: Man Handoyo/TangerangNet.Com) 


NET - Kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan tetap, pasangan suami istri asal Bogor,  Aip, 33, dan Vivi, 29,  nekat menjadi kurir Narkotika yang dikendalikan dari salah satu lembaga pasyarakatan di Kota Tangerang.

Akibatnya, pasangan suami- istri tersebut ditangkap di Kampung Ledug, Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 2,9 gram dan ganja seberat 0,5 kilogram.

Kapolsek Jatiuwung Komisaris Polisi (Kompol) Eliantoro Jalmat pada Selasa (16/10/2018) mengatakan penangkapan itu berawal dari informasi warga, bahwa di kawasan tersebut kerap dijadikan tempat transaksi Narkotika.

Setelah dilakukan pengintaian, kata Kapolsek, petugas melihat pasangan suami istri itu sedang duduk di atas sepeda motor Honda varionya sambil menunggu seseorang.

Karena gerak geriknya mencurigakan, kata Kapolsek, petugas langsung melakukan pemeriksaan. Hasilnya terbukti, di dalam kantong plastik warna hitam yang dicantolkan di sepeda motor  adalah ganja seberat 0,5 kilogaram. Kemudian di dalam tas selempang milik Aip petugas menemukan plastik klip yang berisi sabu seberat 2,9 gram.

Akibatnya, pasangan suami istri itu digelandang ke kantor Polsek Jatiuwung untuk diperiksa lebih lanjut. Di hadapan petugas, pelaku mengaku barang itu di dapat dari salah seorang penghuni lembaga pemasyarakatan di Tangerang untuk diberikan kepada salah seorang di sekitar kampung Ledug, Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung.

"Kasus ini masih kami kembangkan," ujar Kapolsek tanpa menyebut penghuni Lembaga Pemasyarakat (Lapas) yang mengendalikan pasangan suami istri itu.

Sementara itu, Aip mengaku nekat menjadi kurir narkoba karena tidak memiliki pekerjaan tetap. "Kami hanya supir tembak angkutan kota di Bogor. Sehingga penghasilan kami tidak menentu," tutur Aip yang didampingi Vivi. (man)

Post a Comment

0 Comments