Gubernur Akan Ubah Paradigma Kepsek, Jadi Tugas Dan Tanggung Jawab

Baca Juga

Gubernur Banten H. Wahidin Halim dan kepala sekolah: tugas berat. 
(Foto: Istimewa)  

NET - Gubernur Bangen H. Wahidin Halim menyatakan akan mengubah paradigma kepala sekolah serta orientasi yang selama ini sudah terbentuk dan mengubahnya pada orientasi tugas serta tanggung jawab.

“Tugas saya berat. Namun, saya memiliki keyakinan bahwa saya sanggup menjalankannya. Mari, kita bersama-sama membangun dan mengubah Banten ke arah yang lebih baik. Untuk apa saya menjadi Gubernur jika tidak dapat membangun dan membuat perubahan,” ujar Gubernur pada pertemuan dengan Kepala SMA/SMK/SKH Wilayah Tangerang, Kamis (26/7/2018) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tangerang, Kota Tangerang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Djoko Waliyo. Pertemuan antara Gubernur dengan kepala sekolah ini membahas terkait program pendidikan, hubungan, komunikasi serta koordinasi antara Dinas Pendidikan dengan sekolah.

Gubernur mengungkapkan salah satu langkah untuk melakukan perubahan pada bidang pendidikan di Provinsi Banten adalah berdialog dengan para kepala sekolah.  Pada dasarnya, perubahan dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada semua bidang dan sisi. Seperti penataan kantor instansi, hingga pengadaan rapat pimpinan dan staf dengan evaluasi kegiatan yang belum pernah dilakukan dalam 17 tahun terakhir.            

Gubernur kembali menjelaskan terkait pendidikan gratis yang ada di Banten. Konsep pendidikan gratis adalah amanah Undang-Undang Dasar 1945 dan bentuk penghargaan pemerintah terhadap masyarakat.

“Pendidikan gratis sudah menjadi program pemerintahan, tinggal kami atur sistem ini dengan dirumuskan dan diformulasikan bersama-sama,” ujar Gubernur.

Gubernur menyampaikan saat ini Pemerintah sudah membangun serta mengaktifkan komunikasi dengan industri yang mengarah pada pendekatan atau jurusan yang sesuai. Hal ini disampaikan agar sekolah dapat mempersiapkan siswa dan siswi terbaik sehingga dapat memasok tenaga-tenaga yang berkompeten. (*/ril)


Post a Comment

0 Comments