![]() |
| Walikota Tangerang H. Sachrudin bersama pengurus Koperasi Satya Karya. (Foto: Istimewa) |
Walikota Tangerang H. Sachrudin mengatakan keberadaan koperasi pegawai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan anggota melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Sachrudin mengatakan hal itu pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Satya Karya, koperasi ASN Pemkot Tangerang, di Ruang Al Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman, pada Kamis (5/3/2026).
Menurut Walikota, kemajuan sebuah koperasi sangat ditentukan oleh semangat, komitmen, dan partisipasi aktif para anggotanya.
“Kemajuan koperasi bergantung pada semangat, komitmen, dan kebersamaan anggotanya. Koperasi merupakan salah satu bentuk perekonomian rakyat yang paling demokratis, karena hasil usahanya dinikmati bersama oleh para anggota,” ujar Sachrudin.
Sachrudin mengajak para pegawai untuk turut bergabung dan berperan aktif dalam mengembangkan usaha Koperasi Satya Karya. Koperasi tidak hanya berfokus pada layanan simpan pinjam, tetapi juga mampu mengembangkan berbagai unit usaha lain yang produktif.
Walikota Tangerang turut mengapresiasi kontribusi para anggota yang terus mendukung perkembangan koperasi, baik melalui simpanan pokok dan wajib maupun tambahan simpanan sukarela.
“Saya mengapresiasi kontribusi para pegawai yang terus memajukan dan mengembangkan koperasi. Ke depan, semoga bentuk usaha koperasi semakin beragam dan terus berkembang, tidak terbatas pada simpan pinjam saja,” ucapnya.
Di hadapan narasumber dari Kementerian Koperasi, Sachrudin berharap Koperasi Satya Karya dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi koperasi lainnya, sekaligus berperan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui berbagai usaha koperasi.
“Saya berharap Koperasi Satya Karya mampu menjadi contoh sekaligus memotivasi koperasi-koperasi lain. Hal ini sejalan dengan inisiatif Presiden untuk membangun Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. Semoga melalui koperasi, kita dapat meraih kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Satya Karya Mulyani menyampaikan selain laporan pertanggungjawaban pengurus, agenda RAT tahun ini juga meliputi pemilihan Ketua Pengurus dan Ketua Pengawas untuk masa bakti 2026–2028.
Mulyani mengatakan kinerja koperasi menunjukkan perkembangan positif, salah satunya ditandai dengan peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) dalam dua tahun terakhir.
“Capaian penting yang berhasil kita raih adalah peningkatan SHU. Pada 2024 tercatat sebesar Rp11,17 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp11,9 miliar pada tahun 2025,” jelas Mulyani di hadapan para anggota koperasi. (*/pur)




0 Comments