Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Operasi Ketupat Maung 2026 Dimulai, Andra Soni: Mudik Aman Dan Nyaman Jadi Prioritas

Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda
Banten Irjen Pol Hengki memeriksa kesiapan
tim Operasi Ketupat Maung 2026.
(Foto: Istimewa)  



NET - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat mudik Lebaran menjadi prioritas pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026.

Hal itu disampaikan Gubernur pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung bersama Kapolda Banten Irjen Hengki dan Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto di Mapolda Banten, Jalan Syech Nawawi Al Bantani No. 76, Banjasari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut menandai dimulainya operasi pengamanan arus mudik dan balik pada libur Idul Fitri 1447 H Provinsi Banten. Operasi ini menerjunkan 3.972 personel gabungan dan 57 pos pengamanan serta pelayanan disiagakan di sejumlah titik strategis.

“Operasi ini menjadi bentuk kesiapsiagaan dan sinergi seluruh unsur pengamanan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran,” tutur Andra Soni.

Andra Soni mengatakan Pemprov Banten mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Maung dengan menyiapkan personel. Pemprov Banten menurunkan 221 petugas kesehatan, 186 petugas Dinas Perhubungan, serta 180 personel Satuan Polisi Pamong Praja untuk membantu pengamanan dan pelayanan pada pemudik. Selain itu, posko pemantauan serta 13 pos pengaturan lalu lintas dibuat untuk membantu kelancaran mobilitas kendaraan selama masa mudik.

Menurut Andra Soni, arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan mulai meningkat pada 13 hingga 17 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 hingga 28 Maret 2026.

“Kita ingin masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan nyaman. Sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh sukacita dan kembali ke tempat aktivitasnya dengan selamat,” ujarnya.

Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Maung 2026. Dedikasi dan pengorbanan para petugas adalah pengabdian untuk masyarakat agar perjalanan mudik aman dan nyaman.

“Di balik setiap perjalanan mudik yang aman dan lancar, ada pengabdian para petugas yang bekerja penuh tanggung jawab. Terima kasih atas dedikasi dan pengorbanan waktu serta tenaga demi memastikan keselamatan masyarakat,” kata Andra Soni.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan Operasi Ketupat Maung merupakan operasi kemanusiaan yang melibatkan berbagai unsur. Ada TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya. Dalam operasi ini, Polda Banten menyiapkan 57 pos yang terdiri dari 39 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, enam pos terpadu, serta dua pos penanggulangan bencana. Pos dibangun di Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang.

Selain pengamanan jalur darat, pengamanan juga difokuskan pada  pelabuhan yang menjadi titik penting arus mudik, seperti Pelabuhan Ciwandan, Krakatau Bandar Samudera, serta Bandar Bakau Jaya Bojonegara. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan call center 110 yang aktif selama 24 jam untuk melaporkan gangguan keamanan atau meminta bantuan kepolisian.

“Kami menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat dititipkan di kantor Polsek, Polres, maupun Polda agar lebih aman selama ditinggal,” kata Hengki.

Andra Soni bersama Kapolda Banten dan Danrem 064/Maulana Yusuf melakukan pemusnahan 7.471 botol minuman keras hasil operasi penyakit masyarakat selama bulan Ramadhan di wilayah hukum Polda Banten. Pemusnahan itu dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri.

Sementara, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi semangat pengabdian kepada masyarakat.

“Setiap personel yang terlibat dalam operasi ini memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” ujarnya. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments