Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bandara Soetta Tugaskan 2.197 Personel, Pastikan Kesiapan Operasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026

Calon penumpang mulai memadati bandara 
untuk terbang ke kampung halaman mudik Lebaran. 
(Foto: Istimewa)  




NET - Kepastian kesiapan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 guna menjamin kelancaran operasional penerbangan serta memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa bandara selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan sebagai bandara tersibuk di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, mulai dari aspek operasional, kesiapan infrastruktur, fasilitas pelayanan penumpang, hingga kesiapan personel untuk mengantisipasi potensi peningkatan pergerakan penumpang maupun pesawat selama periode Angkutan Lebaran.

“Dari sisi kesiapan personel, Bandara Soekarno-Hatta menyiapkan sebanyak 7.832 personel operasional yang terdiri dari unsur operasional, pelayanan, serta teknis,” tutur Heru Karyadi kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, pada Selasa (10/3/2026).

Dalam setiap shift operasional, kata Heru, sekitar 2.197 personel akan bertugas guna memastikan aktivitas operasional bandara berjalan lancar sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada para pengguna jasa.

Sementara itu, dari sisi kesiapan infrastruktur sisi udara (airside), Bandara Soekarno-Hatta juga memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi optimal, meliputi 3 runway, 175 parking stand, serta 115 aviobridge yang siap mendukung kelancaran pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran.

Fasilitas pelayanan penumpang, imbuh Heru, diperkuat melalui penyediaan baggage trolley dan cabin trolley, serta optimalisasi layanan transportasi antar terminal seperti Skytrain dan shuttle bus untuk mendukung mobilitas penumpang di area bandara.

Guna menjaga keandalan operasional, Bandara Soekarno-Hatta  melaksanakan uji kelistrikan melalui test on load genset guna memastikan sistem listrik cadangan dapat berfungsi secara optimal apabila terjadi gangguan pada suplai listrik utama.

Dari sisi keamanan dan keselamatan penerbangan, kata Heru, Bandara Soekarno-Hatta turut melakukan pemeriksaan kendaraan secara acak (random check) di area terminal guna memastikan seluruh aktivitas operasional berlangsung secara aman dan terkendali.

Selain itu, layanan transportasi darat juga diperkuat melalui penyediaan berbagai moda transportasi seperti bus pemadu moda, shuttle AJAP, taksi online, serta taksi reguler, termasuk dengan penambahan armada guna mengantisipasi potensi peningkatan jumlah penumpang selama periode Lebaran.

Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi kondisi darurat maupun cuaca ekstrem, pengelola bandara menyiapkan sejumlah contingency plan, di antaranya peningkatan kapasitas sistem drainase, pemasangan alat pemantau tinggi muka air secara real time, serta normalisasi saluran air di sejumlah titik di area bandara.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan berbagai langkah persiapan telah dilakukan secara komprehensif untuk memastikan operasional bandara tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman selama periode Angkutan Lebaran.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan dari sisi operasional, fasilitas, maupun kesiapan personel untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kami berkomitmen memastikan seluruh layanan kebandarudaraan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Heru.

Heru menjelaskan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan kebandarudaraan terus diperkuat guna memastikan operasional bandara tetap berjalan dengan baik selama periode Angkutan Lebaran. Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas transportasi udara selama periode Angkutan Lebaran 2026. (*/pur)


Post a Comment

0 Comments