Panumpang arus balik terlihat memadati
Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
(Foto: Istimewa)
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakansecara kumulatif, Bandara Soekarno-Hatta melayani 3,52 juta penumpang, tumbuh 1,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
“Pergerakan pesawat mencapai 23,3 ribu penerbangan, meningkat 1,6 persen year-on-year, mencerminkan stabilitas operasional di tengah tingginya mobilitas penumpang pada masa libur akhir tahun,” tutur Heru Karyadi kepada wartawan di Bandara Soetta, Selasa (6/1/2026).
Heru Karyadi menjelaskan manajemen bandara mencatat utilisasi slot penerbangan yang optimal, dengan capaian harian sebesar 93,7 persen dan kumulatif 89,9 persen. Adapun realisasi extra flight selama periode Nataru mencapai 772 penerbangan atau 73,1 persen dari total rencana yang telah disiapkan maskapai.
“Sepanjang tahun 2025, jumlah pergerakan penumpang tercatat mencapai 54,95 juta penumpang, atau meningkat 0,3 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 54,80 juta penumpang,” ucap Heru Karyadi.
Pertumbuhan ini, kata Heru, mencerminkan konsistensi pemulihan trafik penumpang serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan capaian kinerja selama periode Nataru 2025/2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder bandara.
“Kami bersyukur bahwa selama periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat berjalan dengan aman, terkendali, dan lancar di tengah tingginya mobilitas penumpang. Pertumbuhan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat ini menunjukkan kepercayaan publik yang terus terjaga terhadap layanan bandara,” ujar Heru Karyadi. (*/pur)



0 Comments