| Calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta panjang berbaris check-in untuk terbang. (Foto: Istimewa) |
NET - Sejak dimulainya periode Posko Nataru pada 15 Desember 2025, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengelola peningkatan mobilitas penumpang dan penerbangan melalui penguatan koordinasi operasional, kesiapan fasilitas, serta optimalisasi pelayanan di seluruh terminal.
General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan sepanjang periode 15 hingga 21 Desember 2025, Bandara Soekarno-Hatta telah melayani pergerakan penumpang sebanyak 1.182.490 orang dengan total pergerakan pesawat mencapai 7.811 movement.
“Angka tersebut mencerminkan tingginya aktivitas penerbangan pada awal periode libur akhir tahun, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Pada periode akhir pekan libur Natal, khususnya Sabtu–Minggu, Bandara Soekarno-Hatta mencatat peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat,” ujar Heru Karyadi kepada wartawan di Bandara Soetta, Senin (22/12/2025).
Heru Karyadi menjelaskan pada Minggu, 21 Desember 2025, realisasi pergerakan pesawat mencapai 1.158 movement dengan jumlah penumpang sebanyak 174.684 orang. Berdasarkan pemantauan operasional hingga hari ini, Senin, 22 Desember 2025, pergerakan penumpang dan penerbangan masih menunjukkan tren peningkatan.
“Kondisi ini mencerminkan arus libur Natal yang berlangsung bertahap dengan intensitas pergerakan yang terus menguat di sekitar periode akhir pekan,” tuturnya.
Selanjutnya, kata Heru, puncak arus libur Tahun Baru 2026 diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025 dengan proyeksi 1.141 pergerakan pesawat dan 181.888 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik Nataru diperkirakan berlangsung pada 4 Januari 2026.
“Selama periode Nataru, destinasi domestik dengan pergerakan penumpang tertinggi meliputi Denpasar (DPS), Surabaya (SUB), Makassar (UPG), Kuala Namo (KNO), dan Palembang (PLM),” ungkap Heru.
Adapun destinasi internasional, imbuhnya, didominasi oleh Singapura (SIN) dan Kuala Lumpur (KUL), diikuti Jeddah (JED), Don Mueang (DMK), dan Penang (PEN).
Heru Karyadi menyampaikan arus pergerakan penumpang pada periode Nataru menunjukkan tren peningkatan yang terus dipantau secara intensif.
“Kami melihat pergerakan penumpang masih akan terus meningkat dan Senin ini berpotensi menjadi salah satu hari dengan trafik tertinggi selama periode libur Natal. Seluruh unsur operasional bandara disiagakan untuk memastikan kelancaran pelayanan kepada pengguna jasa,” ujar Heru.
Heru mengatakan kesiapan operasional diiringi dengan penguatan koordinasi lintas instansi serta respons adaptif terhadap berbagai faktor eksternal, termasuk dinamika cuaca.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk selalu memperhatikan informasi penerbangan dari maskapai, mengantisipasi potensi perubahan jadwal akibat cuaca ekstrem, serta menyiapkan waktu perjalanan yang lebih fleksibel,” tutur Heru.
Sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran perjalanan udara, kata Heru, Bandara Soekarno-Hatta mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke bandara, memanfaatkan layanan check-in online, serta memastikan kelengkapan dokumen perjalanan sebelum keberangkatan, khususnya pada periode dengan kepadatan tinggi.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno Hatta mengoperasikan posko pelayanan Nataru di setiap terminal untuk memberikan informasi, bantuan, dan respons cepat kepada penumpang.
“Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keandalan operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan perjalanan udara masyarakat selama periode Nataru 2025/2026 berlangsung aman, tertib, dan nyaman,” ujar Heru berharap. (*/pur)



0 Comments