![]() |
| Wagub Banten A. Dimyati Natakusumah berbincang dengan warga yang matanya sudah dioperasi katarak oleh dokter mata. (Foto: Istimewa) |
“Mata sebagai salah satu panca indra, sebagai indra yang
penting. Hal itu ditunjukkan dalam pembuktian hukum. Bahwa dengan melihat bisa
sebagai bukti faktual atau nyata. Oleh karena itu, mata itu penting sekali,” ujar
Wakil Gubernur (Wagub) Banten A. Dimyati Natakusumah pada pembukaan operasi
katarak tersebut.
Dimyati menyebutkan mata adalah nikmat dari Allah Subhana Wata
Ala yang sangat luar biasa, sehingga harus disyukuri. Pasalnya, kalau mata
sudah tidak bisa melihat, menjadi gelap semua.
“Apresiasi dan terima kasih kepada Baznas yang mendukung
kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semoga yang dapat operasi mata bisa cepat
melihat dan tidak tergantung dengan kacamata tebal,” ungkap Dimyati.
Menurutnya, operasi katarak kepentingannya adalah turut
meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat. Setelah sembuh, diharapkan
digunakan untuk kebaikan, untuk ibadah.
“Apalagi dipakai untuk membaca Alquran, baca firman Allah
swt. Juga untuk mengajarkan ilmu. Pahala yang saudara dapat akan memberi cahaya
dan pahala juga kepada para dokter pemangku hajat Baznas termasuk para
muzakki,” ungkap Dimyati.
Ketua Baznas Provinsi Banten Prof Syibli Sarjaya menjelaskan
Operasi Mata Katarak Gratis merupakan kerjasama yang kelima kali atau tahun
kelima antara Baznas Provinsi Banten dan Baznas Kabupaten Pandeglang dalam
program Operasi Katarak Gratis untuk mustahik atau penerima manfaat.
Dikatakan, jika berobat mandiri biaya dikeluarkan bisa
mencapai Rp5 juta lebih. Melalui kerjasama itu, Baznas Provinsi Banten dan
Baznas Kabupaten Pandeglang cukup membayar Rp2,5 juta.
Menurut Syibli, untuk mustahik di wilayah Pandeglang dan
Lebak, Baznas kerjasama dengan Klinik Utama Mata Saruni. Untuk mustahik wilayah
Serang, Baznas kerjasama dengan RS Mata Mawardi. Sedangkan untuk mustahik
wilayah Serang Timur, Baznas kerjasama dengan Klinik Mata Cikande.
Syibli menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten
Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah. Bahwa melalui UPZ
Baznas Pemprov Banten, penerimaan zakat Baznas Provinsi Banten bisa mencapai
Rp1,2 miliar setiap bulan. (*/pur)




0 Comments