![]() |
| Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Muhammad Raden Jauhari bersama rartusan supir ojol seusai doa bersama. (Foto: Istimewa) |
Doa bersama menjadi momentum untuk mendoakan para korban
yang meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa beberapa hari lalu, salah satunya
almarhum Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang turut menjadi korban.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad
Jauhari menyebutkan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap
masyarakat.
“Doa bersama ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud
kebersamaan dalam merawat persatuan. Polisi dan driver ojol adalah mitra
penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat,” ujar
Kapolres.
Selain doa bersama, Polres Metro Tangerang Kota menyiapkan
berbagai kegiatan pendukung, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian
paket sembako, hingga pembagian helm untuk menunjang aktivitas para driver
ojol.
Suasana penuh keakraban terlihat dalam kegiatan tersebut.
Ratusan driver ojol yang hadir tampak antusias mengikuti doa bersama sekaligus
memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Bingkisan sembako yang dibagikan
juga disambut haru oleh para driver.
Kapolres menambahkan, hubungan baik antara kepolisian dan
komunitas driver ojol sudah terjalin sejak lama.
“Kami percaya, dengan sinergi yang baik, segala tantangan
sosial bisa kita hadapi bersama. Harapan kami, kerja sama ini terus terjaga
agar tercipta lingkungan yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,”
tuturnya.
Nurwardi, salah seorang supir ojol mengatakan adanya doa bersama
ini semacam ada perhatian dari Polres Metro Tangerang Kota. “Alhamdulillah,
kami sebagai supir ojol mendapat tempat di hati aparat penegaka hukum (APH)
terutama dari kalangan Polri,” ucap Nurwardi, warga Kelurahan Babakan,
Kecamatan Tangrang. (*/pur)




0 Comments