![]() |
| Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari memimpin apel pada Sabtu malam. (Foto: Istimewa) |
Kapolres menyebutkan operasi ini bukan hanya rutinitas,
tetapi bentuk kehadiran negara menjaga keamanan di tengah masyarakat.
“Apabila ada pelanggaran kasat mata, tindak dengan tegas
namun tetap humanis,” tutur Kombes Jauhari.
“Beberapa waktu lalu ada korban tawuran, tangannya sampai
terputus. Ini tidak bisa kita biarkan. Kita harus hadir untuk memberi rasa aman,”
ucap Kapolres.
Kapolres menyampaikan apresiasinya kepada jajaran yang telah
membentuk Satgas Anti Tawuran, seraya mendorong wilayah lainnya segera
menyusul.
“Saya pagi tadi menghadiri pelantikan Satgas Anti Tawuran di
wilayah Karawaci. Luar biasa! Saya minta jajaran Polsek lain berkoordinasi
dengan kecamatan dan tokoh masyarakat untuk segera membentuk Satgas serupa,”
imbuhnya.
Patroli skala besar dimulai pukul 23.45 WIB, menyisir
berbagai titik rawan kejahatan dan tawuran. Rutenya cukup panjang, melintasi
wilayah strategis seperti Jalan Perintis Kemerdekaan, Tanah Gocap, Imam Bonjol,
Merdeka, Proklamasi, hingga kawasan Puspem dan Taman Elektrik—lokasi yang
dikenal ramai pada malam Minggu.
Hingga pukul 01.15 WIB, kegiatan berjalan aman dan tertib.
Dalam keterangannya kepada media di lokasi Taman Elektrik, Kapolres kembali
menegaskan komitmen menjaga keamanan Kota Tangerang secara berkelanjutan.
“Malam ini, kita libatkan semua unsur—TNI, Satpol PP,
Dishub, Mitra Polri—dengan pendekatan dialogis dan hunting system, terutama
bagi pengendara motor dan mobil yang dicurigai. Beberapa kita periksa, dan ada
indikasi pelanggaran serta dugaan kepemilikan obat terlarang. Tentu akan kita
proses sesuai hukum yang berlaku,” ungkapnya.
Kapolres memastikan kegiatan seperti ini tidak hanya digelar
di malam minggu, tetapi menjadi patroli rutin demi menjaga ketertiban wilayah
hukum Polres Metro Tangerang Kota.
“Harapan saya, dengan stabilnya situasi Kamtibmas, seluruh
kegiatan masyarakat bisa berjalan tenang, nyaman, dan produktif,” tuturnya.
Kekuatan penuh pasukan, semangat sinergi lintas instansi,
dan pendekatan yang tegas namun tetap mengedepankan sisi humanis menjadi ciri
utama keberhasilan Operasi Cipta Kondisi kali ini. (*/pur)




0 Comments