![]() |
| Imam Besar FBR Luthfi Hakim serahkan potongan nasi tumpeng kepada Gubernur Banten Andra Soni disaksikan sejumlah pejabat Kota Tangerang. (Foto: Istimewa) |
"Saya mengapresiasi keberadaan FBR yang selalu aktif
menjaga keamanan lingkungan, mempererat silaturahmi antar keluarga, serta
terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, baik di Provinsi Banten maupun
wilayah Jabodetabek lainnya," kata Andra Soni.
Andra Soni percaya keberadaan FBR di Provinsi Banten akan
terus membawa manfaat dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang menjadi
pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Mari, kita bersama-sama menjaga persatuan kedamaian
dan toleransi demi Indonesia yang lebih maju," pungkasnya.
Menurut Andra Soni, FBR bukan hanya sebagai Organisasi
Kemasyarakatan (Ormas) belaka, tetapi lebih dari itu FBR merupakan simbol
kelestarian Betawi yang luhur.
Di tengah pesatnya arus modernisasi, kata Andra, kehadiran
FBR penting untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan memperkuat identitas
bangsa.
"Semoga milad ke 24 ini menjadi momentum refleksi dan
motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa dan negara,"
ujarnya.
Imam Besar FBR Luthfi Hakim mengatakan dalam kehidupan
bangsa yang majemuk seperti Indonesia, budaya bukan hanya sekedar warisan,
tetapi ia adalah identitas kolektif yang membentuk jadi diri bangsa.
"Merawat budaya bukanlah tindakan eksklusif apalagi
bentuk perlawanan terhadap pluralitas. Justru dari kesadaran akar budayalah,
semangat kebangsaan, wawasan kebangsaan tumbuh kuat dan berakar,"
jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Tangerang
Sachrudin, Panglima FBR Syahrul Gozali, para sesepuh FBR, jajaran Forkopimda
serta ribuan anggota FBR. Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng bersama.
(*/pur)




0 Comments