Berita Terkini

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Bahas RTRW Dan KLHS, Sachrudin: Wujudkan Kota Berkelanjutan Dan Adaptif

Peserta diskusi antusias mengikuti 
pembahasan yang disampaikan para 
narasumber tentang TRRW dan KLHS. 
(Foto: Istimewa)  



NET - Kota Tangerang terus berupaya menciptakan lingkungan perkotaan yang nyaman, aman, dan berkelanjutan. Penataan ruang yang terencana menjadi kunci agar pembangunan kota tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan.

Guna mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan melalui forum diskusi publik yaitu Konsultasi Publik ke-1 terkait Materi Teknis Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Kegiatan ini digelar di Aula Al Amanah, Pusat Pemerintah (Puspem) Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman, Kecamatan Tangerang, Selasa (19/8/2025).

Walikota Tangerang H. Sachrudin menjelaskan revisi RTRW menjadi pedoman penting dalam mengembangkan kawasan strategis, menarik investasi, dan membangun infrastruktur yang berkelanjutan.

“Revisi tata ruang ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi bagaimana kita menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar setiap keputusan dapat memberikan manfaat nyata,” tutur Sachrudin.

Sementara itu, Wakil Walikota H. Maryono Hasan mengapresiasi berbagai masukan peserta seperti soal infrastruktur drainase, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Keberhasilan penataan kota membutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat, termasuk lurah, RT, RW, dan tokoh masyarakat.

“Mari jaga, majukan, dan cintai kota kita. Kalau bukan kita, siapa lagi,” ucapnya.

Terkait PKL, Maryono mengingatkan agar berdagang hanya di lokasi yang telah ditentukan demi ketertiban umum. Drainase yang telah menjangkau lebih dari 80 persen wilayah juga harus dijaga agar tetap berfungsi optimal dan bebas dari sampah.

Maryono menyebutkan semua isu penataan lingkungan membutuhkan peran aktif masyarakat. Hasil Konsultasi Publik ini diharapkan mendorong sinergi demi pembangunan Kota Tangerang yang lebih tertata, selaras, dan berkelanjutan.

“Setiap langkah kecil kita semua, akan berdampak besar bagi masa depan kota. Mari bersama kita wujudkan Kota Tangerang yang lebih baik,” tutur Maryono. (*/pur)

Post a Comment

0 Comments